Pemerintah Kewalahan Atasi Gepeng

KEWALAHAN: Dua pengemis berharap belas kasihan dari pengendara yang melintas di kawasan Ciawi.
KEWALAHAN: Dua pengemis berharap belas kasihan dari pengendara yang melintas di kawasan Ciawi.
KEWALAHAN: Dua pengemis berharap belas kasihan dari pengendara yang melintas di kawasan Ciawi.

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR-Pemerintah Kecamatan Ciawi mengaku kewalahan tangani gelandangan dan pengemis (gepeng). Sebab, operasi penertiban yang kerap dilakukan tidak membuat jera.

Sebaliknya, keberadaan gepeng makin bertambah dan menyebar di beberapa titik keramaian. Di antaranya tanjakan Selarong, lampu merah, pospol gadog, perempatan lampu merah Ciawi.

“Kendalanya mereka setelah keluar dari pembinaan selalu balik lagi ke Ciawi,” kata Kasi Trantib Ciawi Maskur.

Selain itu, anggaran yang terbatas juga menyebabkan razia penertiban tidak bisa dilakukan secara maksimal.


“Sekarang ini paling hanya kita tegur saja,” ujarnya.

Dikatakan Maskur, para gepeng biasanya menyebar di jalanan pada sore dan malam hari. Sebab, saat itu merupakan jam padat dimana jalur utama dipadati kendaraan.

“Mereka suka pindah-pindah,” tandasnya.

(radar bogor/nal/b)