Bogor Tengah Krisis Tanah Makam

KRISIS MAKAM: Pemkot Bogor berharap ada masyarakat yang mau menghibahkan tanahnya untuk tanah makam.
KRISIS MAKAM: Pemkot Bogor berharap ada masyarakat yang mau menghibahkan tanahnya untuk tanah makam.
KRISIS MAKAM: Pemkot Bogor berharap ada masyarakat yang mau menghibahkan tanahnya untuk tanah makam.

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR – Sulitnya mencari lahan pemakaman umum di Kota Bogor membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan anyar. Yakni, setiap kecamatan wajib menyediakan lima hektare lahan dimasing-masing kecamatan.

Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman mengatakan, Pemkot Bogor sudah menyiapkan lima hektare lahan di masing-masing kecamatan untuk sarana pemakaman umum. Namun, untuk wilayah Kecamatan Bogor Tengah pemkot masih kebingungan mencari lahan.

Sebab, kawasan Bogor Tengah sudah dipadati bangunan sehingga sulit mencari lahan kosong untuk pemakaman umum. Menurut dia, sulitnya mencari lahan kosong di kawasan Bogor Tengah akibat masifnya  pembangunan disana.

“Ya, untuk Bogor Tengah memang belum ada pemakaman umum,” ungkapnya.


Usmar pun  menghimbau bagi masyarakat Bogor Tengah, jika ada lahan yang akan diwakafkan untuk pemakaman segera diusulkan, melalui proposal yang dikirimkan ke  Pemkot Bogor agar bisa diproses dalam pembebasan lahannya.

“Daerah ini memang paling padat dibandingkan daerah lain. Saking sulitnya harga tanah disini bisa sampai Rp15juta permeter¨ ungkapnya

Menurut dia, lahan pemakaman yang sudah disediakan oleh pemkot dimasing-masing kecamatan ini bukan ditujukan hanya untuk satu agama saja, namun untuk seluruh masyarakat Bogor yang bermukim dikawasan tersebut.

“Kami sudah memplot untuk agama apapun, tapi dengan porsi yang berbeda dilihat dari wilayahnya,” tukasnya

(radar bogor/hur/c)