Harga Rusunami Terlalu Mahal

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono./Foto: Istimewa
KEMAHALAN: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono bersama Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan pembangunan proyek rumah susun sederhana milik (Rusunami) di Jalan Mercedes Benz, Desa Cicadas.
KEMAHALAN: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono bersama Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan pembangunan proyek rumah susun sederhana milik (Rusunami) di Jalan Mercedes Benz, Desa Cicadas.

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan pembangunan proyek rumah susun sederhana milik (Rusunami) di Jalan Mercedes Benz, Desa Cicadas, Kamis (20/8/2015).

Proyek yang dibangun PT PP Properti di lahan seluas 2,1 hektare ini rencananya dibangun 1.736 unit kamar.  Meski dipruntukan bagi karyawan berpenghasilan menengah ke bawah, namun harganya masih dianggap mahal.

Camat Gunungputri, Budi Lukman menilai harga Rp200 juta per unit untuk masyarakat Gunungputri masih cukup tinggi. Makanya, warga lebih memilih membangun rumah sendiri ketimbang membeli apartemen.

“Untuk kelas karyawan menengah ke bawah, saya rasa tidak akan mampu beli apartemen ini. Dengan Rp200 juta di sini bisa beli rumah,” terangnya saat menghadiri acara peresmian seperti dilansir Radar Bogor, Jumat (21/8/2015).


Dia yakin, apartemen ini hanya akan diminati warga luar Bogor, seperti Bekasi dan Jakarta. “Bisa saja orang Jakarta dan Bekasi yang menempatinya, bukan warga Bogor,” tuturnya.

Sementara itu Direktur Utama PT PP Properti Tbk, Bambang Triwibowo mengatakan, kehadiran Rusunami di Gunungputri ini sebagai respons perusahaan terhadap tingginya kebutuhan sarana papan masyarakat kalangan pekerja atau berpenghasilan menengah ke bawah.

Apartemen yang diberi nama GunungPutri Square ini akan dibangun dua tower setinggi 30 lantai. Di sini akan ditawarkan dua tipe kamar, yaitu tipe 21 dan tipe 24. Tower pertama direncanakan selesai 2016 dan tower kedua selesai awal 2017.

“Saat ini tower pertam dengan 896 unit telah habis terjual dan tower dua mulai dipasarkan,” jelasnya. Dia menambahkan, minat masyarakat tinggi terhadap Rusunami Gunungputri ini. Pasalnya, lokasinya strategis.

(radar bogor/azi/c)