Jembatan Leuwiranji Rawan Ambruk

RAWAN AMBRUK: Para pengendara harus hati-hati ketika melewati Jembatan Leuwiranji di Kampung Leuwiranji, Desa Gunungsindur.
RAWAN AMBRUK: Para pengendara harus hati-hati ketika melewati Jembatan Leuwiranji di Kampung Leuwiranji, Desa Gunungsindur.
RAWAN AMBRUK: Para pengendara harus hati-hati ketika melewati Jembatan Leuwiranji di Kampung Leuwiranji, Desa Gunungsindur.

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR–Kondisi jembatan Leuwiranji di Kampung Leuwiranji, Desa Gunungsindur, sudah tidak layak dilewati. Pondasi yang rapuh serta struktur jembatan yang tak lagi mumpuni pun rawan amblas.

Minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor, membuat jembatan penghubung dua kecamatan itu semakin memprihatinkan. Saat ini, bautnya banyak hilang, serta tiang penyangga sudah keropos.

“Padahal, jembatan ini setiap hari dilewati truk besar. Saya pikir tinggal nunggu waktu saja. Soalnya kalau lagi jalan di tengah jembatan, sudah goyang,” kata penegndara motor, Suhanda (28) seperti dilansir Radar Bogor Kamis (20/8/2015).

Truk pengangkutan pasir yang selalu bermuatan melebihi, menjadi penyebab utama terhadap jembatan yang nyaris ambruk ini. Dia berharap Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor segera melakukan pembangunan.


Menanggapi hal itu, Kasi Pembangunan Kecamatan Gunungsindur Agus Setiawan mengaku, pihaknya sudah berulang kali mengajukan perbaikan kepada UPT Jalan dan Jembatan wilayah Leuwiliang.

“Tapi, sampai saat ini belum ada perbaikan. Sudah banyak keluhan dari warga yang masuk ke kami. Ini masuk tanggung jawab UPT Jalan dan Jembatan wilayah Leuwiliang,” pungkasnya.

(radar bogor/dhi/c)