Calon Pengantin Bogor Wajib Tes HIV

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR – Mungkin ini bisa menjadi kabar baik bagi warga Kota Bogor yang akan menikah. Tapi, bisa jadi mimpi buruk bagi mereka yang masa mudanya suka gonta-ganti pasangan. Ya, para calon pengantin di Kota Bogor akan diwajibkan mengikuti tes HIV. Tujuannya, untuk menekan penambahan kasus HIV/AIDS di Kota Bogor.

Kasi Bina Masyarakat (Bimas) Kantor Kementerian Agama Kota Bogor Sopian Suri mengatakan, tingginya angka penderita HIV di Kota Bogor sudah sangat memprihatinkan. Dari data kumulatif dari 2005 hingga November 2014, tercatat sebanyak 58 balita positif HIV. Sementara, Januari hingga November 2014, sebanyak 41 dari 5.039 ibu hamil di Kota Bogor terdeteksi positif HIV.

Melihat angka itu,  pihaknya bekerja sama Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan pemeriksaan HIV kepada calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan.

“Ini kami lakukan supaya ada kontrol,” ujarnya seperti dilansir  Radar Bogor, Selasa (18/8/2015).


Menurut dia, dengan program ini, penderita HIV di Kota Hujan bisa terdeteksi. Pihaknya pun sudah menyosialisasikan kerja sama ini di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Bogor. Nantinya akan ada penjelasan dari konselor di setiap KUA.

“Kami juga memiliki tim konselor di KUA masing-masing kecamatan,” kata dia.

Hal ini, kata dia, memang sudah urgen dilakukan. Agar para calon pengantin mengetahui jika pasangannya itu sehat dan tidak terjangkit HIV. Namun, dia menyebut jika hasil tes HIV bersifat rahasia dan tidak diberitahukan kepada calon pasangannya.

“Kalau kami tidak dikasih tahu hasil tesnya. Soalnya itu sifatnya pribadi,” ungkapnya.

Menurut dia, tes tersebut masih akan dilakukan jika atas persetujuan pengantin.

“Tes itu merupakan kemauan dari calon pasangan pengantin, kami hanya memfasilitasinya,” tandasnya.

(radar bogor/hur/c)