Berantem, Dua Sejoli Hebohkan Lomba HUT RI

BERANTEM: Warga Desa Pondokudik menanggapi aduan salah satu dari dua sejoli yang berantem di pinggir Jalan Raya Parung, Senin (17/8/2015).
BERANTEM: Warga Desa Pondokudik menanggapi aduan salah satu dari dua sejoli yang berantem di pinggir Jalan Raya Parung, Senin (17/8/2015).
BERANTEM: Warga Desa Pondokudik menanggapi aduan salah satu dari dua sejoli yang berantem di pinggir Jalan Raya Parung, Senin (17/8/2015).

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR-Di tengah kemeriahan lomba HUT Ke-70 RI, warga Desa Pondokudik, Kecamatan Kemang, dikagetkan dengan ulah dua sejoli sesama jenis Senin (17/8/2015). Mereka terlibat cekcok di pinggir Jalan Raya Parung.

Tak terima diperlakukan kasar oleh pasangannya, Anggi (24) tiba-tiba menghentikan mobil Honda Brio merahnya. Sontak, wanita berparas manis ini lari dari belakang kemudi menuju warung Gipsum dan membiarkan city car merahnya terparkir di sisi jalan.

“Gua gak mau, gua udah gak tahan. Tolongin saya pak, tolongin saya,” teriaknya histeris. Perempuan yang saat itu bercelana lejing merah dan kaus putih ini mengaku mendapat perlakuan kasar dari pasangannya di dalam mobil.

Anggi dengan wajah memerah dan basah karena air mata ini menuturkan, pasangannya sempat menendang setir sampai kendali mobil sempat oleng.


“Dasboard juga ditendang sama dia, setir juga. Tadi, gua sampai mau nabrak,” tuturnya kepada warga yang menyaksikan.

Anggi yang tidak dapat menjelaskan secara jelas kronologis kejadiannya itu, meminta agar pasangannya turun dari mobil dan pergi. Anggi ingin melanjutkan perjalanan ke rumah kosnya di Jakarta. Akibat mendapat perlakuan kasar, badan dan perut wanita ini pun luka lebam.

“Ini tadi kena tendang, dada saya sakit banget,” imbuhnya.

Sementara itu, pasangannya yang hingga kini belum diketahui identitasnya ini enggan berkomentar banyak soal aksi histeris pasangannya tersebut.

“Sumpah gak saya apa-apain. Emang gitu orangnya Mas,” tandasnya.

Warga yang mengerumuninya langsung menyuruh wanita bergaya tomboy, berkaus hijau dan celana pendek hitam ini segera pergi agar masalahnya selesai. Sayangnya, korban yang mengaku mendapat perlakuan kasar ini enggan melapor ke polisi.

(radar bogor/dhi/c)