Jalan Rusak, Pasar Sepi Pembeli

RUSAK PARAH: Jalan raya di depan Pasar Cileungsi yang rusak menjadi penyebab sepinya pasar dari pembeli.
RUSAK PARAH: Jalan raya di depan Pasar Cileungsi yang rusak menjadi penyebab sepinya pasar dari pembeli.
RUSAK PARAH: Jalan raya di depan Pasar Cileungsi yang rusak menjadi penyebab sepinya pasar dari pembeli.

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR-Hancurnya jalan di depan pintu masuk Pasar Cileungsi, penyebab kemacetan panjang. Akibatnya, para pengunjung pasar di Desa Cileungsi Kidul ini enggan masuk pasar.

“Kalau kondisinya bagus saya mau belanja di dalam (Pasar Cileungsi, red). Tapi macet, jadi susah masuknya,” terang Sarah Basrah (21).

Selain jalan yang memprihatinkan, warga Cileungsi ini juga mengaku sulit mengambil arah kiri akibat jajaran tronton yang menutupi pintu masuk pasar.

“Kalau ke kiri, motor masuk kubangan. Mending belanja ke PKL (pedagang kaki lima) di pinggir jalan,” terangnya.


Hal senada dikatakan Hamdani (41). Dia mangaku sudah biasa beli sayuran di PKL.

“Parkir bayar, sudah gitu jalan masuknya susah karena macet. Kalau belanja di PKL kan lebih mudah dan terjangkau,” akunya.

Kondisi ini pun diamini Humas Pasar Cileungsi, Ujang Rusmandi.  Menurutnya, akses jalan yang buruk membuat pelanggan Pasar Ciluengsi berkurang.

“Pedagang kami sudah banyak yang mengeluh. Khususnya di ruko dalam. Sepi pelanggan karena akses jalan rusak dan macet,” terangnya.

Sementara, retribusi Rp5.500 per hari wajib mereka bayar kepada pengelola pasar.

“Mereka harus bayar lapak tiap hari. Sedangkan pendapatan berkurang, belum lagi tanggungan listrik yang harus dibayar,” terangnya.

Ujang berharap pemerintah bisa memperbaiki jalan masuk pasar.

“Katanya sih segera dibangun. Tapi, hingga kini belum juga dilakukan, mudah-mudahan bisa cepat,” tuturnya.

(radar bogor/azi/c)