Dua Kampus Lubangi Sukajadi

Mahasiswi dari dua kampus berbeda membuat lubang biopori di Desa Sukajadi.
Mahasiswi dari dua kampus berbeda membuat lubang biopori di Desa Sukajadi.
Mahasiswi dari dua kampus berbeda membuat lubang biopori di Desa Sukajadi.

POJOKJABARid, RADAR BOGOR–Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negri Jakarta dan Universitas Ibnu Khaldun Bogor Kamis (13/8/2015) mengajak warga Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor membuat lubang resapan biopori. Aksi itu sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam program kuliah kerja nyata (KKN).

“Sekaligus menyambut HUT ke-70 RI kami wajib meneruskan pejuangan ini. Kami wajib menghirup udara bebas dan segar. Besar harapan kami agar keberadaan mahasiswa yang sedang KKN bermanfaat untuk masyarakat,” tutur ketua panitia Fadli.

Pembuatan lubang biopori di Desa Sukajadi dipusatkan di empat titik. Di antaranya halaman balai desa, SDN Gadog 2, SMP IT Almutakim dan Masjid Almutakim.

“Kegiatan ini sebagai contoh. Nantinya akan dilanjutkan di semua RW se-Desa Sukajadi,” imbuhnya.


Gerakan 5 Juta Lubang Biopori itu didukung oleh Kepala Desa Sukajadi, Alan Sumarna. Alan berterima kasih atas peran serta mahasiswa memberi contoh pembuatan wadah penampung air hujan alami itu.

“Wilayah sini langganan kekeringan tiap tahun. Diharapkan ini bisa diteruskan secara skala besar agar kekeringan tidak melanda desa terus,” kata dia.

Pembuatan lubang biopori di Desa Sukajadi juga dihadiri Kanit Binmas Polsek Tamansari, Aiptu Heri Sisyanto. Pihaknya turut mendukung agar desa terbebas dari masalah kekeringan.

“Kita harus berperan aktif, salah satunya dengan pembuatan lubang biopori. Selain murah, mudah, dan bisa dikerjakan siapapun. Baik lingkungan besar maupun kecil,” tukasnya.

(radar bogor/ran/c)