Bangun Gedung Dewan, Pemkot Gusur Pasar

BAKAL DIGUSUR: Pasar Taman Anggrek akan diubah menjadi akses jalan menuju kantor DPRD Kota Bogor yang baru.
BAKAL DIGUSUR: Pasar Taman Anggrek akan diubah menjadi akses jalan menuju kantor DPRD Kota Bogor yang baru.
BAKAL DIGUSUR: Pasar Taman Anggrek akan diubah menjadi akses jalan menuju kantor DPRD Kota Bogor yang baru.

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR – Pemerintah Kota Bogor  mulai mematangkan rencana pembangunan gedung DPRD Kota Bogor yang baru. Salah satunya dengan membangun akses jalan ke lokasi gedung  yang akan dibangun di eks gedung Rumah Potong Hewan (RPH) Jalan Pemuda, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal.

Pembangunan akses jalan itu, akan menggusur Pasar Pajagalan atau Taman Anggrek milik  Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ).  Direktur Utama PD PPJ, Andri Latif menjelaskan, dari 13 pasar yang dikelola oleh PD PPJ, satu pasar akan dikembalikan kepada pemkot  yaitu Pasar Pajagalan.

“Tahun ini kemungkinan akan ada perubahan, satu pasar asetnya akan kami lepas dan lahannya akan dikembalikan ke Pemkot Bogor untuk pembangunan gedung dewan,” ujarnya seperti dilansir Radar Bogor, Jumat (14/8/2015).

Dia menyebut, ada  15 pedagang yang akan direlokasi lantaran bakal terkena dampak pembangunan terebut.


“Pasarnya nanti akan dibongkar dan pedagangnya  akan kami coba pindahkan ketempat lain,” terangnya.

Rencananya, pembangunan gedung dewan baru akan menelan biaya sebesar Rp75 miliar yang bersumber dari APBD kota, provinsi, pusat dan bantuan lain,

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat membenarkan rencana tersebut. Menurut Ade, lahan yang saat ini digunakan sebagai Pasar Pajagalan, akan digunakan sebagai akses jalan menuju gedung DPRD yang saat ini sudah mulai dimatangkan.

“Detail engineering design (Ded) nya sudah ada, untuk pembangunan yang dijalan pemuda ,” terangnya. Dia menjelaskan, lokasi gedung dewan baru memiliki luas  1,4 hektare, lahan milik pemkot itu sebagian digunakan oleh RPH.

“Dan saat ini akan diambil kembali lantaran akan digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang pemerintahan,” tandasnya.

(radar bogor/hur/c)