Presiden Turun Tangan Bangun Flyover

Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi)./Foto: Istimewa
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan akan memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menata pedagang kaki lima (PKL) dan lalu lintas di Kota Bogor.

Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, Presiden Jokowi komitmen akan membantu pemkot dalam membangun jalan layang (flyover), membangun pasar untuk menata PKL dan lalu lintas di seputaran Istana Bogor.

“Beliau kan setiap Sabtu dan Minggu blusukan di Bogor. Jadi, semua hasilnya itu disampaikan kepada saya,” ujar Bima di sela-sela peringatan Hari Anak Nasional di Istana Bogor, Selasa (11/8/2015).

Bima menuturkan, pembangunan jalan layang diperlukan untuk mengatasi kemacetan di Bogor. Saat ini commuter line melintas setiap tiga menit sekali, sehingga menyebabkan kemacetan di beberapa perlintasan sebidang.


Adapun tiga perlintasan yang sudah diusulkan ke presiden, yaitu perlintasan MA Salmun, Kebon Pedes, dan  RE Martadinata. Menurut Bima, pemkot membutuhkan sekitar Rp150 miliar untuk membangun jalan layang di tiga titik yang menjadi lokasi kemacetan. Pembangunan jalan layang itu juga akan disertai dengan upaya mengonversi angkot dengan Transpakuan.

“Kami sudah mengajukan ke pemerintah pusat, dan Presiden Jokowi memastikan untuk dikucurkan, sekitar Rp50 miliar untuk satu titik jalan layang,” bebernya.

Untuk penataan PKL, pemerintah pusat akan mengupayakan pendanaan untuk pembangunan pasar di sekitar lokasi PKL. Sekarang ini ada sekitar 700 pedagang di sekitar Istana Bogor.

“Dan tadi Presiden menyampaikan apakah bisa kami bekerja sama dengan Mal BTM untuk menampung  PKL,” ucapnya.

Suami Yane Ardian itu menjelaskan, relokasi PKL tidak dapat dilakukan ke tempat yang berjauhan dengan lokasi berdagangan saat ini. Untuk itu, pemkot akan menyiapkan lokasi untuk dibangun pasar.

“Kami juga akan menyelesaikan detail engineering design (DED)-nya agar segera mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat,” tandasnya.

(radar bogor/ind/*)