Proyek Perumahan Ditutup Paksa

TEGAS: Petugas Satpol PP memasang segel di salah satu bangunan perumahan Selasa (11/8/2015).
TEGAS: Petugas Satpol PP memasang segel di salah satu bangunan perumahan Selasa (11/8/2015).
TEGAS: Petugas Satpol PP memasang segel di salah satu bangunan perumahan Selasa (11/8/2015).

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR-Satpol PP Kabupaten Bogor, menghentikan paksa pembangunan salah satu kawasan perumahan di Kecamatan Cibinong, Selasa (11/8/2015).  Perumahan Jayana Villas di RT 01/05, Kampung Pajeleran Kranji, Kelurahan Sukahati yang dibangun di atas tanah seluas sekitar 3 ribu meter persegi tersebut, diduga belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

“Kami telah memeriksa berkas dan melakukan investigasi. Perumahan ini belum keluar izinnya, jadi sementara waktu kami segel dan meminta kegiatan dihentikan,” ujar Kepala Bidang Binariksa Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah saat memimpin penyegelan, Selasa (11/8/2015).

Menurut Agus, pengembang perumahan melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 12 Tahun 2009 Tentang Bangunan Gedung, sehinga harus dilakukan penghentikan.

“Segel ini berlaku sampai pengembang bisa menunjukan IMB-nya,” kata dia.


Selain itu, penghentian juga bermaksud untuk melindungi konsumen. Ia mengungkapkan, pernah terjadi seorang pembeli ruko tidak bisa mengurus sertifikat tanah dan IMB, lantaran kawasannya bukan peruntukannya.

“Kita menghindari hal itu terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, pengawas pelaksana kegiatan proyek perumahan, Senel mengaku, tidak tahu menahu soal perizinan.

“Saya di sini hanya menyampaikan pesan dari perusahaan kepada pelaksana, soal izin saya sama sekali tidak tahu,” kilahnya.

Senel mengatakan, akan melaporkan penyegelan tersebut kepada pihak perusahaan.

(radar bogor/ful/c)