Wakil Walikota Siap Buka-Bukaan Soal Hak Angket

Usmar Hariman, Wakil Walikota Bogor
Usmar Hariman, Wakil Walikota Bogor
Usmar Hariman, Wakil Walikota Bogor

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR – Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman mengaku siap buka-bukaan perihal disetujuinya hak angket (hak penyelidikan) oleh DPRD terkait dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan oleh dirinya. Rencananya, hari ini DPRD Kota Bogor akan melaksanakan rapat badan musyawarah (banmus) hak angket.

“Siapa yang mengintervensi harus dibuka terang-terangan, biar semua terang-benderang,” ujarnya seperti dilansir Radar Bogor, (9/8/2015) .

Usmar menjelaskan, hak angket  harus digunakan dengan baik dan benar. Data-data yang diperlukan untuk kepentingan hak angket harus dikumpulkan.

“Instrumen seperti ini penting demi masa depan Kota Bogor yang lebih baik ke depan,” bebernya.


Ketika masalah ini muncul, sambung Usmar. Dia bersama Walikota Bogor Bima Arya sudah melakukan mediasi dengan unsur pimpinan DPRD Kota Bogor, termasuk para ketua-ketua fraksi.

“Rapat konsultasi sudah selesai kami lakukan. Makanya kami pun heran kenapa ini tetap bergulir. Namun kami tetap menghargai sikap-sikap kawan di DPRD,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Heri Cahyono mengatakan, dewan akan melakukan rapat banmus untuk membentuk panitia khusus hak angket hari ini. Panitia dibentuk sebagai kelanjutan dari proses politik usulan pengajuan hak angket oleh tujuh anggota DPRD Kota Bogor yang kemudia disetujui DPRD melalui rapat paripurna pada 3 Agustus lalu.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, ketua pansus hak angket bukan dari unsur pimpinan DPRD. Namun akan diputuskan dari unsur anggota dan usulan fraksi-fraksi. Nanti akan diputuskan ketua, wakil ketua dan sekretaris pansus hak angket.

“Struktur pansus hak angket secepatnya akan kami umumkan,” ucapnya.

Struktur pansus hak angket akan  diputuskan melalui banmus. Kemudian pansus  diumumkan di rapat paripurna. Banmus juga akan menjadwalkan rapat paripurna untuk mengumumkan anggota pansus hak angket.

“Calon ketua belum diputuskan. Nanti akan kita lihat nama-nama yang diusulkan oleh masing-masing fraksi. Tetapi tentu ketua panitia hak angket akan diambil dari fraksi yang menyetujui hak angket dalam rapat paripurna  3 Agustus lalu. Namanya panitia hak angket ya, bukan pansus hak angket,” pungkasnya.

(radar bogor/ral/c)