Tersangka Pengoplos Gas Bertambah

Ilustrasi
DIAMANKAN: Kapolsek Klapanunggal AKP Deden Sukmara (kanan) bersama jajarannya saat menggerebek pengoplosan gas bersubsidi di Kampung Rawa Ragas, Desa Bojong, beberapa waktu lalu.
DIAMANKAN: Kapolsek Klapanunggal AKP Deden Sukmara (kanan) bersama jajarannya saat menggerebek pengoplosan gas bersubsidi di Kampung Rawa Ragas, Desa Bojong, beberapa waktu lalu.

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR-Setelah menangkap dua tersangka pengoplos gas di Kampung Rawa Ragas, Desa Bojong, pada Jumat (24/7/2015) lalu, Polsek Klapanunggal kembali menciduk tersangka lainnya berinisial AP Jumat (7/8/2015).

Kedatangan beberapa aparat bersenjata membuat warga Medan ini tidak berkutik saat diringkus di kontrakannya di Kecamatan Klapanunggal. AP pun diamankan tanpa perlawanan.

“Kami tangkap tanpa perlawanan,” terang Kapolsek Klapanunggal AKP Deden Sukmara.

Terkait peran AP, Deden belum bisa banyak menjelaskan.


“Kami masih perdalam. Yang pasti, AP ini punya peran dalam pengedaran gas yang telah dioplos,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, para pelaku ini memindahkan isi tabung gas subsidi 3 kilogram ke tabung gas 15 kilogram menggunakan alat khusus dan batu es.

Dalam sehari, pelaku bisa menghasilkan 20-30 gas ukuran 15 kilogram. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 180 tabung gas subsidi dan 70 tabung gas ukuran 5 kilogram.

Hingga kemarin, polisi masih mencari pemilik usaha pengoplosan bernama Purba (43).

“Kami masih lakukan pengejaran tersangka lain, termasuk Purba yang merupakan bos usaha ini,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat Pasal 54 subsider Pasal 53 Undang–Undang Minyak dan Gas Nomor 22 Tahun 2001 dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman penjara enam tahun.

(radar bogor/azi/c)