Bawa Celurit , Dua Pelajar Digiring Polisi

PELAJAR APA PREMAN: AKP Syaifuddin Gayo menunjukkan senjata celurit yang dibawa dua pelajar yang berniat tawuran, kemarin. Sementara dua pelaku hanya bisa tertunduk lesu.
PELAJAR APA PREMAN: AKP Syaifuddin Gayo menunjukkan senjata celurit yang dibawa dua pelajar yang berniat tawuran, kemarin. Sementara dua pelaku hanya bisa tertunduk lesu.
PELAJAR APA PREMAN: AKP Syaifuddin Gayo menunjukkan senjata celurit yang dibawa dua pelajar yang berniat tawuran, kemarin. Sementara dua pelaku hanya bisa tertunduk lesu.

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR-Karena kedapatan membawa tiga celurit di dalam tas ranselnya, dua orang pelajar YP (17) dan MS (15)  digiring ke kantor Polsek Dramaga, Jumat (7/8/2015). Diduga, remaja yang membawa senjata tajam (sajam) itu berniat melakukan aksi tawuran.

Kapolsek Dramaga, AKP Syaifuddin Gayo menerangkan, dua remaja tersebut diketahui membawa sajam ketika anggotanya tengah mengatur lalu lintas di Jalan Raya Dramaga. Melihat ada segerombolan pelajar yang menumpang di dalam truk, petugas pun memberhentikannya.

“Saat truk berhenti di pintu 2 kampus IPB, sekitar 20 pelajar langsung kabur-kaburan. Dan setelah dikejar, tertangkap dua orang dengan tas ransel berisi celurit,” ujarnya seperti dilansir Radar Bogor, Sabtu (8/8/2015).

Kedua pelajar yang diketahui warga Cibungbulang itu merupakan siswa dari SMP PGRI Ciampea.


“Diduga rombongan pelajar itu mau tawuran. Karena di daerah Caringin memang sering jadi pertemuan untuk tawuran. Apalagi keduanya bawa celurit,” paparnya.

Setelah kedua pelajar itu dibawa ke Mako Dramaga, pihak polsek pun berusaha menghubungi sekolah dan keluarganya.

“Kita berikan pembinaan. Karena pelajar ini masih dibawah umur. Jadi memakai undang-undang darurat atau dispersi,” katanya.

Untuk mencegah terjadinya tawuran, Gayo mengimbau kepada para orang tua, agar tetap memperhatikan tingkah laku anaknya.

“Kepada orang tua jangan cuek terhadap anak. Kita juga harus mengontrol perilakunya,” imbaunya.

Dan tiga celurit tersebut, menambah sajam sitaan di Polsek Dramaga.

“Sekarang sudah sampai 25 jenis sajam,” ungkapnya.

(radar bogor/han/c)