Urgensi Dokter Jantung di Bogor

dr Dewi Basmala
dr Dewi Basmala
dr Dewi Basmala

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR – Berusia kurang dari 30 tahun tidak berarti Anda belum perlu mengkhawatirkan risiko penyakit jantung. Sebab, usia menurut kalender tidak selalu sama dengan usia jantung. Bisa saja lebih muda, tetapi sering kali jauh lebih tua. Tidak heran, penderita penyakit jantung makin muda. Bahkan, kasus penyakit jantung termasuk yang tertingggi di Kota Bogor.

“Angka kematian dari penyakit jantung itu cukup tinggi, kami ingin masyarakat bisa mengerti bagaimana cara pencegahannya,” ujar Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr Dewi Basmala, di sela-sela kegiatan seminar dan pemeriksaan darah di ruang rapat I Balaikota Bogor, Kamis (6/8/2016).

Dia menjelaskan, dalam seminar itu membahas banyak tentang deteksi dini penyakit jantung, hipertensi, dan juga diabetes.

“Ya, penyakit jantung ini tidak bisa diremehkan. Apalagi, RSUD Kota Bogor belum memiliki dokter spesialis jantung, sehingga sering kali pasien jantung yang ingin melakukan pengobatan dirujuk ke rumah sakit lain,” bebernya.


Karena itu, pihaknya pun sudah mengusulkan kepada Pemkot Bogor agar menarik salah satu dokter spesialis jantung yang bertugas di rumah sakit Cirebon agar bisa membuka praktik di RSUD Kota Bogor.

“Dokter itu mau pindah ke Bogor, makanya kami usulkan ke pemkot agar bisa buka praktik di sini,” ungkapnya.

Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menuturkan, seminar dan pemeriksaan darah ini sangat membantu masyarakat agar lebih memahami suatu pencegahan penyakit yang kerap dianggap sepele.

Berkaitan dengan penyakit jantung, Pemerintah Kota Bogor sangat mendukung dan juga sudah memberikan rekomendasi salah seorang dokter jantung di Cirebon agar bisa memberikan pelayanan kesehatan di Kota Bogor.

“Kami terima usulan direktur RSUD agar dokter jantung di Cirebon bisa ditarik ke Bogor. Apalagi, dia itu dokter PNS,”  tandasnya.

(radar bogor/hur/c)