Tentara Gadungan Marak di Bogor

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR – Tentara gadungan akhir-akhir ini marak beraksi di Kota Bogor. Seperti yang terjadi di wilayah Bogor Timur. Seorang tentara gadungan berhasil menipu dua warga sekaligus. Barang dan kendaraan milik korban pun dibawa lari pelaku.

Modusnya, pelaku mengaku anggota Yonif 315 Garuda.  Pelaku kemudian,  meminta tolong diantarkan ke markas Yonif 315 Garuda di Gunung Batu. Setiba disana pelaku meminjam kendaraan korban dan membawa kabur.

Komandan Yonif 315 Garuda, Mayor Irwan Budiana mengatakan, kejadian tentara gadungan sudah terjadi selama sepekan ini. Ada dua kejadian yang dilaporkan warga.

“Kejadian itu terjadi pada  Senin (3/8/2015), dan Rabu (5/8/2015). Kedua korban merupakan warga Kecamatan Bogor Timur,” ujarnya kemarin.


Korban tentara gadungan itu adalah, Arif Hidayat Tullah (21) warga Jalan Babakan pendeuy RT 5/12, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Kejadiannya bermula ketika dia bertemu dengan pelaku di  Rumah Makan di bilangan Tajur. Kepada pemilik rumah makan, pelaku memesan nasi sebanyak 500 bungkus untuk dimakan pada acara yasinan.

“Orang yang tak dikenal itu, meminta korban mengantarkan dirinya ke Yonif 315. Saat tiba di daerah Gunung Batu, pelaku justru tak mau masuk kedalam dan malah meminjam motor korban untuk digunakan mengambil uang untuk membayar nasi pesanan itu yang besarannya Rp 1,5 juta,”terang Irwan.

Korban pun saat itu disuruh menunggu di depan Gang Masjid RT 1/1, Kelurahan Loji. Selama kurang lebih dari satu jam menunggu, batang hidung pelaku sama tidak muncul. Korban pun memutuskan untuk bertanya kepada salah satu petugas jaga.

“Dia bertanya apakah ada anggota 315 menggunakan motor yang dimaksud masuk ke dalam asrama. Petugas pun saat itu menjawab tidak ada melihat. Selanjutnya petugas piket pun melaporkan hal itu kepada saya. Saat itu juga saya langsung memerintahkan anggota untuk mencari pelaku yang mengaku sebagai anggota 315 itu,”tegas Irwan.

Adapun ciri-ciri pelaku, memiliki perawakan tegap, berambut cepat dan menggunakan pakaian khas tentara. Tak berselang lama, Rabu (5/8) pelaku kembali beraksi di sekitar  Tugu Kujang. Kali ini korbannya adalah tukang ojek.

“Pelaku meminta korban untuk diantarkan ke Gunungbatu,” bebernya.

Hampir sama dengan kejadian pertama pelaku meminta diantarkan ke Markas Yonif 315 Garuda Gunung Batu dan meminjam motor dan tak kembali lagi.

“Jika ada yang mengaku sebagai anggota 315/Garuda yang tujuannya menipu masyarakat segera laporkan kepada saya. Sebab saya tidak pernah mengajarkan prajurit untuk melakukan perbuatan merugikan,”tegas Irwan.

Saat ini kasus tersebut sudah diserahkan ke Polsek Bogor Barat untuk ditangani. Irwan menegaskan, apabila diketahui pelaku adalah anggota Yonif 315, maka sanksi yang diberikan adalalah pemecatan. Dia meminta agar masyarakat tidak takut untuk melawan dan melaporkannya .

(radar bogor/fdm/c)