Saatnya Koperasi Berantas Rentenir

GRAFIS
GRAFIS
GRAFIS

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR-Kabupaten Bogor Ditunjuk sebagai tuan rumah peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-68 tingkat Provinsi Jawa Barat, Jumat (7/8/2015).

Acara yang bertajuk Gelar Produk Koperasi dan UKM ini akan dihelat di lapangan Tegar Beriman, selama tiga hari. Gelaran ini akan berlangsung selama tiga hari, dan dimulai hari ini. Rencananya Harkopnas akan dibuka Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, masyarakat Kabupaten Bogor merasa bangga karena dipercaya menjadi tuan rumah acara tersebut. Menurut dia, daerah yang dipimpinnya ditunjuk sebagai tuan rumah karena dari 100 besar koperasi yang ada di jawa Barat, 10 di antaranya berada di Kabupaten Bogor.

“Bahkan ranking dua, yaitu koperasi Indocement yang juga dicalonkan menjadi koperasi go internasional,” katanya


Selain itu, dengan penduduk 5,3 juta jiwa dan banyaknya pelaku Usaha kecil dan menengah, kabupaten Bogor merupakan daerah yang memiliki potensi luar biasa untuk mengembangkan koperasi.

Mantan Sekda Kabupaten ini menambahkan, koperasi berperan penting dalam menggerakan perekonomian masyarakat. Menurut dia, melalui koperasi, para pelaku UKM yang membutuhkan modal akan bisa terhindar dari jeratan rentenir.

“Untuk itu saya berharap melalui harkop ini, semua unsur pemerintahan, terutama camat dan kepala desa untuk menghidupkan koperasi,” kata dia

Peringatan Harkopnas akan diisi oleh  produk dengan peserta sekitar 100 koperasi se-Jawa Barat. Produk yang dipamerkan antara lain, fashion, handicraft, makanan dan minuman, produk empat koperasi skala besar Jabar dan produk tematik seperti ikan hias, ikan air tawar, padi pandan wangi, gerabah, manufaktur dan indsutri kreatif lainnya.

Sementara itu, Kepala Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dipkopinda) Kabupaten Bogor, Nana Sukmana mengatakan, peringatan Harkopnas menjadi momentum untuk kebangkitan koperasi dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA) 2015 yang sudah didepan mata.

Nana berharap, peringatan Harkopnas ini bias ditindaklanjuti dengan aksi-aksi nyata untuk mendukung para pelaku koperasi.

“Terutama menimbulkan kesadaran bersama akan pentingnya koperasi dalam menggerakan ekonomi masyarakat,” kata dia.

(radar bogor/ful/c)