Lingkungan Sehat dengan Biopori

Siswa SDN Sindangbarang I mendengarkan pemaparan Prof Kamir R Brata tentang cara membuat biopori.
Siswa SDN Sindangbarang I mendengarkan pemaparan Prof Kamir R Brata tentang cara membuat biopori.
Siswa SDN Sindangbarang I mendengarkan pemaparan Prof Kamir R Brata tentang cara membuat biopori.

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR-Semangat gerakan lubang biopori tak pernah mati. Seperti yang ditunjukkan para guru dan siswa  SDN Sindangbarang I Kamis (6/8/2015), saat melubangi lingkungan sekolah mereka.

Kepala sekolah Tety Supriatin mendukung penuh kegiatan ini. Apalagi pembuatan lubang biopori adalah hal yang mendidik dan diajarkan pada anak-anak sejak dini. Selain itu, penjelasan dari pencetus lubang biopori, Prof Kamir D Brata adalah ilmu yang berguna bagi anak-anak kelak.

“Mendukung penuh karena untuk lingkungan hidup. Terutama pada saat musim kemarau seperti sekarang ini, Bogor tidak akan kekurangan air. Sekaligus untuk mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan dan sebagai salah satu kegiatan yang peduli kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Manfaat lubang biopori pun sangat terasa. Saat hujan, air tidak akan terbuang, melainkan meresap ke dalam tanah. Halaman sekolah pun menjadi bersih dari genangan air dan terhindar dari tumbuhnya bibit nyamuk.


“Saya tidak menargetkan harus berapa lubang yang terbuat. Tapi hasilnya ternyata ada 50 lubang,” paparnya.

Pembuatan lubang biopori di sekolah ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Edgar Suratman, dan perwakilan panitia gerakan lima juta lubang biopori, Zaenal Mustaqim.

“Tentu kami mendukung karena selaras dengan program Bogor Hejo yang digagas Pemkot Bogor,” tandas Edgar.

(radar bogor/mer/c)