Ganja Satu Truk Diduga Milik Oknum Aparat

EKSPOSE: Paket-paket ganja siap edar hasil tangkapan Satnarkoba Polres Bogor digelar di Mapolres Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Kamis (6/8/2015).
EKSPOSE: Paket-paket ganja siap edar hasil tangkapan Satnarkoba Polres Bogor digelar di Mapolres Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Kamis (6/8/2015).
EKSPOSE: Paket-paket ganja siap edar hasil tangkapan Satnarkoba Polres Bogor digelar di Mapolres Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Kamis (6/8/2015).

POJOKJABAR.id, RADAR BOGOR-Polisi belum bisa mengungkap pemilik dan pemesan ganja seberat 3,8 ton yang diamankan Satnarkoba Polres Bogor di rest area Sentul, Tol Jagorawi, KM 35, Babakan Madang, 26 Juli lalu. Namun, beredar kabar kalau ganja satu truk itu diduga milik bandar yang juga oknum aparat.

Dikonfirmasi saat gelar perkara penyelundupan ganja di Mapolres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kamis (6/8/2015), Kabid Humas Polda Jabar Kombes Sulistyo Pudjo tidak membenarkan juga tak membantah kabar tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa polisi sudah menetapkan satu tersangka yang bertindak sebagai pengawal saat ganja diselundupkan dari Aceh melalui pelabuhan Merak, Banten.

“Dalam pengejaran tiga hari, pelaku dengan inisial TP (47), warga Gunung Putri, Kabupaten Bogor dibekuk di kediamannya. Pelaku memanfaatkan situasi mudik Lebaran untuk mengangkut ganja,” tegas Pudjo, sapaan Kombes Sulistyo Pudjo, seperti dilansir Radar Bogor, Jumat (7/8/2015).

Modus tersebut dipilih karena tidak mungkin ada pemeriksaan polisi mengingat situasi lalu lintas ramai kendaraan mudik.


“Kalau pemeriksaan baik di jalan maupun di pelabuhan, berapa tingkat kemacetan yang ditimbulkan dari kondisi kepadatan kendaraan mudik,” imbuh mantan Kabid Humas Polda Papua itu, didampingi Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto, dan Kasat Narkoba AKP Yuni Purwanti Kusuma Dewi.

Untuk mengembangkan kasus tersebut, penyidik sudah memeriksa empat orang saksi. Sementara pengirim dan penerima sampai saat ini masih dalam perburuan.

Pudjo menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi masyarakat terkait adanya pengiriman ganja dari Aceh ke wilayah Bogor.

“Informasi tersebut didalami oleh Satnarkoba dan akhirnya diperoleh kejelasan informasi akan ada transaksi di sekitar Tol Jagorawi,” jelasnya.

Tim Satnarkoba Polres Bogor kemudian melakukan penyergapan di kawasan rest area. Sebuah truk B 9776 OI sudah terparkir di lokasi sasaran.

“Dalam pengembangan, tim juga mengamankan tiga buah handpone dan truk tersebut,” kata Pudjo.

Pudjo memastikan, ganja asal Aceh itu sedianya beredar di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Termasuk Kota dan Kabupaten Bogor.

(radar bogor/ful/c)