DBD Serang Sepuluh Warga Desa Cicadas

Grafis

Grafis

POJOKSATU.id, GUNUNGPUTRI-Sepuluh warga Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri, positif mengidap penyakit demam berdarah (DBD). Para korban terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif di beberapa rumah sakit.

Plt Kepala Desa Cicadas HM Nurdin mengaku, pihaknya segera berkoordinasi dengan Puskesmas Gunungputri untuk menangani kasus ini. Mereka berharap petugas kesehatan segera melakukan tindakan pencegahan.

“Saya akan berkoordinasi dengan puskesmas. Mudah-mudahan bisa dengan cepat kami tangani,” ujarnya seperti dilansir Radar Bogor, Selasa (14/7/2015).

Tokoh pemuda Gunungputri Joko Budi menyebutkan, parakorban merupakan warga Perumahan BSI, Desa Cicadas. pihaknya juga sudah melakukan pendataan jumlah penderita DBD ini.

Yakni, Cahyani (14), Yuli (10), Astuti (09), Ade (16), M Iqbal (14), Melinda (41), Putri (31), Nurul (29), Katiya (15), dan Winy (20).

“Kini mereka dirawat di RS Mery, RS Melia, dan RSUD Cileungsi,” terangnya.

Aktivis Partai Demokrat ini mengatakan, para pemuda yang juga kader partai berlambang mercy ini sudah melakukan fogging untuk mengantisipasi penyebaran DBD.

“Setelah kami temukan kejadian ini, kami adakan fogging di perumahan itu. Mudahmudahan penyebaran DBD bisa dicegah,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P2PKL) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Kusnadi mengaku baru mengetahui kasus DBD di Desa Cicadas.

“Saya belum tahu. Tapi, saya yakin pasien DBD telah didata para kader dan ditangani,” terangnya.

Dia berjanji akan melakukan pendataan ulang wilayah-wilayah yang masuk kategori endemik DBD.

“Kami akan kembali mendata untuk memastikan wilayah endemis. Akan kami jadikan sasaran sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk pencegahan ” tukasnya.

(radarbogor/azi/c)

Feeds