IBG Cegah Kepunahan Budaya Sunda

LESTARIKAN BUDAYA: Para siswa IBG Ciomas berpose usai unjuk tari dan silat khas Sunda dalam pagelaran pentas seni.

LESTARIKAN BUDAYA: Para siswa IBG Ciomas berpose usai unjuk tari dan silat khas Sunda dalam pagelaran pentas seni.

POJOKSATU.id, RADAR BOGOR-SMP Informatika Bina Generasi (IBG) Ciomas terus mencoba memerangi kepunahan budaya Sunda yang kini semakin tergerus oleh modernisasi. Salah satunya dengan mengadakan pagelaran pentas seni (pensi), kemarin. Sejumlah karya seni khas tanah Sunda pun ditampilkan.

Acara yang digelar di lapangan sekolah IBG di Jalan Taman Pegelaran, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas itu, menampilkan banyak tarian, seperti tari Siuh, Ronggeng Nyentrik, dan tarian Bajidor Kahot. Selain itu, ditampilkan seni bela diri pencak silat oleh para siswa-siswi yang tergabung dalam ekstra kulikuler (ekskul) itu.

Menurut Wakil Kepala Sekolah IBG Evi Nurfitriani, kegiatan pensi tersebut rutin dilakukan setiap enam bulan atau setahun sekali. Selain menunjukkan ekskul para murid, pensi yang bertemakan Open House ini juga mengundang para calon murid IBG untuk ikut dalam perlombaan.

“Ini untuk memotivasi seluruh generasi muda agar dapat melestarikan budaya Sunda. Seperti sekolah di Ciomas ini, masih masih tetap menjaganya,” ujarnya seperti yang dilansir Radar Bogor, Selasa (16/6/2015).

Dengan mengembangkan sebuah karya seni, Evi berharap, siswa-siswi dapat meraih prestasinya dalam bidang akademik ataupun non akademik. Seperti perlombaan desain poster lingkungan dengan tema Senitasi yang diadakan untuk calon murid IBG.

“Selain mengajak para generasi muda tidak melupakan seni Sunda, kita juga mengajak untuk peduli akan lingkungannya,” ungkapnya.

Selain itu, sebagai Pembina OSIS IBG Fajri Muhhamad menyebutkan, setiap digelar pensi, diberikan pula penghargaan bagi murid terbaik, berupa beasiswa pendidikan alias gratis biaya SPP selama tiga bulan, serta sertifikat dan piala.

“Kita juga salah satu sekolah yang mengajarkan desain menggunakan software Corel Draw dan Photoshop. Hasil film dari anak-anak yang kita tampilkan, semua diajarkan dari masih mentah, mulai dari pembuatan sinopsis hingga editing,” terangnya.

Acara yang dihadiri oleh Polsek serta Satgas Kecamatan Ciomas itu juga dihibur dengan penampilan keyboardis dari siswa kelas IX. Pameran pemanfaatan sampah dan kain flanel, serta produk kue cooking clash ikut menghiasi pensi tersebut.

(radar bogor/han/c)

Feeds