Tak Ada Lagi Minimarket Baru

minimarket
ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, BOGOR–Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menutup pintu bagi pengusaha minimarket untuk ekspansi di Kota Hujan. Mulai tahun ini, pemkot tak lagi mengeluarkan izin bagi usaha yang dituding mematikan pedagang kecil. “Tidak ada lagi pengeluaran izin minimarket di Kota Bogor. Sudah ada moratorium untuk itu, dan itu sudah klir,” beber Bima kepada Radar Bogor kemarin.

Tak hanya itu, jam operasional minimarket yang sebelumnya 24 jam, kini dibatasi. Maksimal pukul 21:00, minimarket harus sudah tutup. “Minimarket juga tidak boleh menjual makanan cepat saji agar tidak mematikan industri kecil,” cetusnya. Moratorium dilakukan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat. Mengingat banyak pencurian kendaraan bermotor serta perampokan yang terjadi di minimarket.

Bahkan, tak jarang minimarket menjadi tempat nongkrong anak baru gede (ABG) di jam-jam sekolah hingga malam hari. “Minimarket kerap menjadi tempat anak-anak nongkrong yang terkadang mengundang keributan. Hampir setiap minimarket menyediakan kursi serta meja. Bahkan, sebelum berlakunya aturan Kementerian terkait penjualan bir, setiap malam minimarket dipenuhi penikmat bir,” geramnya.

Data pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, tercatat ada 190 minimarket beroperasi di Kota Bogor. Keberadaannya hingga di pelosok wilayah. Pantauan Radar Bogor, masih banyak minimarket yang beroperasi hingga 24 jam.(all/c)