Dua Kali ’Bogor’ Jadi ’Bocor

RUSAK LAGI: Warga ber-selfie di depan ornamen huruf G yang dirusak tangan-tangan jahil menjadi huruf C. Semula terbaca ‘Bogor’, kini menjadi ‘Bocor’.
RUSAK LAGI: Warga ber-selfie di depan ornamen huruf G yang dirusak tangan-tangan jahil menjadi huruf C. Semula terbaca ‘Bogor’, kini menjadi ‘Bocor’.
RUSAK LAGI: Warga ber-selfie di depan ornamen huruf G yang dirusak tangan-tangan jahil menjadi huruf C. Semula terbaca ‘Bogor’, kini menjadi ‘Bocor’.

POJOKSATU.id, BOGOR–Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor dibuat geram dengan aksi vandalisme di taman-taman. Sejumlah fasilitas taman yang telah dirias, banyak yang rusak. Karenanya, DKP menurunkan polisi taman yang akan menjaga seluruh taman yang ada di Kota Hujan. “Petugasnya nanti dari Satpol PP,” papar Kabid Pertamanan pada DKP Kota Bogor Yadi Cahyadi.

Salah satu taman yang menjadi sorotan adalah Taman Bogor, di samping rumah dinas walikota. Ornamen lampu huruf di lokasi itu sudah dua kali dirusak tangan-tangan jahil. “Yang selalu dirusak itu huruf ‘G’ dari kata Bogor,” jelasnya. Sehingga, kata ‘Bogor’ menjadi terbaca ‘Bocor’. Polisi taman akan siap bertugas mulai pekan ini. Bertepatan dengan launching sejumlah taman di Kota Hujan.

Salah satunya Taman Air Mancur “Awalnya saya mau pasang CCTV, tapi ya, percuma saja. Makanya, saya ingin ada polisi taman yang menjaga. Seharusnya masyarakat Bogor juga bisa menjaga taman yang ada. Kalau ada perusak taman, masyarakat juga bisa turun menegurnya,” keluh Yadi.m (ran/c)