Ahli Bedah PMI Berangkat ke Nepal

SOSIAL: dr. Salwan Hartono, Sp.B (kiri) & dr.Arfan Faturahman (Kanan) di Lanud Halim Perdanakusuma sesaat sebelum keberangkatan ke Nepal, Rabu (29/4)
SOSIAL: dr. Salwan Hartono, Sp.B (kiri) & dr.Arfan Faturahman (Kanan) di Lanud Halim Perdanakusuma sesaat sebelum keberangkatan ke Nepal, Rabu (29/4)
SOSIAL: dr. Salwan Hartono, Sp.B (kiri) & dr.Arfan Faturahman (Kanan) di Lanud Halim Perdanakusuma sesaat sebelum keberangkatan ke Nepal, Rabu (29/4)

POJOKSATU.id, BOGOR-Simpati atas bencana gempa bumi di Nepal terus berdatangan. Pekan ini, RS PMI Bogor memberangkatkan tenaga ahli bedah, bersama bantuan 500 tarpaulin (bahan tenda dari terpal).

“Tenaga Ahli Bedah PMI akan bertugas bersama tim medis dari Indonesia untuk membantu korban luka akibat patah tulang, dan untuk perawatan medis. Menurut rencana penugasan, di Nepal akan berlangsung selama dua minggu,” kata Kepala Divisi Kesehatan Markas Pusat PMI, dr Arfan Faturahman, kemarin.

Dia menyebut, keberangkatan dua alhi bedahnya itu bersama dengan BNPB, TNI, Kementerian Luar Negeri, Pos Kemanusiaan Peduli Umat (PKPU) dan Muhammadiyah. Juga bersama tim Satuan Reaksi Cepat-Penanggulangan Bencana (SRC-PB) dan Polisi Satwa yang terlatih.

“Semua tim diberangkatkan melalui Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta dengan menggunakan pesawat Airbus 737, milik TNI AU pada Rabu (29/4),” kata dr Arfan.


Sementara untuk bantuan tarpaulin, diberikan untuk keperluan di tempat-tempat pengungsian sementara di Nepal. Bantuan tarpaulin diambil langsung dari Gudang Regional PMI di wilayah Banten Tangerang.

“Selama di Nepal, PMI akan mengikuti seluruh prosedur yang akan dijalankan Pemerintah RI selama operasi tanggap darurat bencana,” tandasnya.(viv/b)