Daur Ulang Sampah Jadi Prakarya

PEDULI LINGKUNGAN: Tiga siswi SMP Puspanegara menggunting dan merangkai karung beras sebelum dijadikan tempat pot gantung. Prakarya ini salah satu program sekolah yang berbasis lingkungan.
PEDULI LINGKUNGAN: Tiga siswi SMP Puspanegara menggunting dan merangkai karung beras sebelum dijadikan tempat pot gantung. Prakarya ini salah satu program sekolah yang berbasis lingkungan.
PEDULI LINGKUNGAN: Tiga siswi SMP Puspanegara menggunting dan merangkai karung beras sebelum dijadikan tempat pot gantung. Prakarya ini salah satu program sekolah yang berbasis lingkungan.

POJOKSATU.id, CITEUREUP-Penekanan sekolah berbasis lingkungan memang tidak salah disandang SMP Puspanegara, Citeuruep. Selain menerapkan penghijauan, sekolah ini juga kerap mendaur ulang sampah menjadi sebuah prakarya.

Bahkan, untuk mendaur ulang sampah, sekolah melibatkan siswa/i-nya. Menurut Wakil Kepala SMP Puspanegara, Waluyo, sampah yang didaur ulang menjadi kerajinan, antara lain kertas, karton hingga karung bekas.

“Biasanya kita jadikan pot gantung. Yang buatnya pun siswa,” kata dia kepada Radar Bogor, belum lama ini.

Selain pot bunga, sampah kertas siswa jadikan patung binatang. Bahkan, siswa juga mendaur kertas yang sudah tak terpakai menjadi kertas siap pakai.


Selain mendaur ulang sampah, SMP binaan Yayasan Indocement ini juga tengah membudidayakan cacing tangah. “ Cacing tanah ini kita buat obat nanti. Ke depan, kita tengah merancang membuat perkebunan hidroponik,” tandasnya.(dkw)