Kubu Romi Sindir PPP Djan Faridz

TOLAK FARHAT ABBAS: Ketua DPP PPP versi Muktamar Surabaya, Arman Remy (dua dari kanan), saat memberikan keterangan pada wartawan.
TOLAK FARHAT ABBAS: Ketua DPP PPP versi Muktamar Surabaya, Arman Remy (dua dari kanan), saat memberikan keterangan pada wartawan.
TOLAK FARHAT ABBAS: Ketua DPP PPP versi Muktamar Surabaya, Arman Remy (dua dari kanan), saat memberikan keterangan pada wartawan.

POJOKSATU.id, BOGOR-Pencalonan Farhat Abbas sebagai calon wakil Bupati Bogor yang disodorkan PPP kubu Djan Faridz, jadi bahan sindiran PPP hasil Muktamar Surabaya.

Ketua DPP PPP kubu Romahurmuziy, Arman Remy menyebut, pengusulan nama Farhat membuktikan jika kubu Djan Faridz tidak memiliki kader potensial.

Selain itu, pengusulan nama Farhat Abbas hanya sia-sia. Sebab, PPP yang diakui pemerintah adalah ‘kakbah’ pimpinan Romy atau hasil Muktamar Surabaya.

“Silakan saja mereka klaim ada SK buat Farhat. Kami belum menyetujui. Kami yang punya aspek legalitas dan diakui pemerintah,” kata dia.


Menurut dia, pihaknya sudah memiliki calon wakil Bupati Bogor yang tidak lain dari kader internal partai. Apalagi, kata dia, Bogor termasuk loyalis Romy dan masuk dalam kepengurusan yang sah.

“Pak Rahmat Yasin itu kader kami,” tandasnya.

Seperti diberitakan, dua kubu di PPP sudah mengusulkan nama untuk mendampingi Bupati Bogor Nurhayanti. Mereka adalah Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Ade Munawaroh (kubu Romy), dan Farhat Abbas.

Bahkan, dalam Harlah 42 PPP di Cibinong, Kabupaten Bogor, Romy dengan tegas mengusulkan nama Ade Munawaroh untuk calon wakil bupati.

Dukungan adik kandung RY ini juga datang dari DPW PPP Jawa Barat dengan dikeluarkannya rekomendasi nama kepada DPP.(dtc/dkw)