PT Holcim Siapkan 4,8 Hektare untuk Biopori

Seluruh panitia pelaksana dan pendukung Gerakan Lima Juta Lubang Biopori foto bersama sebelum memulai kegiatan.
Seluruh panitia pelaksana dan pendukung Gerakan Lima Juta Lubang Biopori foto bersama sebelum memulai kegiatan.
Seluruh panitia pelaksana dan pendukung Gerakan Lima Juta Lubang Biopori foto bersama sebelum memulai kegiatan.

POJOKSATU.id, BOGOR– Tepat pukul 08:00, para petinggi dan karyawan PT Holcim Indonesia berserta  jajaran Muspika Kecamatan Klapanunggal, dan tim Biopori Radar Bogor, secara bersama-sama membuat lubang Biopori, di Lapangan Club House Holcim, kemarin.

Pengamat Lingkungan dari Institut Pertanian Bogor, Agit Kriswantriyono yang mewakili tim Gerakan Lima Juta Lubang Biopori Radar Bogor menerangkan, kegiatan ini merupakan upaya memperingati  Hari Bumi.

“Upaya untuk memperbaiki bumi terkesan tanpa ujung. Perubahan iklim menjadi indikatornya. Meski demikian, langkah sederhana di Hari Bumi ini yang bisa kita lakukan dan memiliki efek baik adalah membuat biopori sebanyak-banyaknya,” terangnya sebelum turun mengebor tanah dengan alat biopori.

Tak cukup berjalan secara individu, bebernya, kesadaran untuk membuat biopori harus menjadi langkah nyata berupa gerakan besar secara bersama-sama.


“Kalau satu orang buang sampah, bisa dibayangkan berapa banyak sampah yang merusak alam. Begitupun ini (buat lubang biopori,red), bila secara bersama-sama pastinya akan memberikan  manfaat besar menyehatkan bumi,” terangnya. Selain itu, ulasnya, biopori juga dapat mengurangi laju air di permukaan.

Setelah mendapat pemaparan manfaat biopori pada bumi dari Pengamat Lingkungan dari Institut Pertanian Bogor, Agit Kriswantriyono. Jenderal Manajer, PT Holcim Indonesia Kantor Cabang, Aries Budi Djajarianto mengaku turut komit dalam mengawal kesehatan bumi. Langkah kongkritnya adalah, memberika lahan yang merupakan properti perusahaan seluas 4,8 hektar untuk tempat ribuan biopori.

“Lahan properti kami siap untuk jadi tempat biopori. Sementara ini, 200 titik biopori, kedepannya bisa ribuan,” terangnya.

Menurutnya, gerakan untuk menjaga alam sekitar menjadi kebutuhan segenap manusia. Karenanya, PT Holcim, akan turut mengawal program tersebut secara maksimal.

“Bagaimanapun bumi membutuhkan perawatan. Jika dengan biopori ini bumi menjadi sehat, tidak ada asalan untuk kita berdiam diri. Kami akan turut membudayakan buat lubang biopori, minimal diinternal PT Holcim,” tuturnya.(azi/c)