Waspadai Jajanan Sekolah

GRAFIS
GRAFIS
GRAFIS

POJOKSATU.id, CIAWI-Peredaran jajanan sekolah mengandung bahan berbahaya jadi perhatian serius Pemerintah Kecamatan Ciawi. Apalagi, di beberapa daerah banyak ditemukan jajajan sekolah mengandung bahan berbahaya yang dikonsumsi anak.

Mengantisipasi itu, pemerintah Ciawi mengumpulkan sejumlah pedagang jajanan sekolah. Seharian, para pedagang diberi pemahaman soal dampak mengonsumsi makanan mengandung bahan berbahaya.

Dalam pemaparannya, Kasubag TU UPT Kesehatan Ciawi, Dhimas, menekankan kepada pedagang agar selalu menjual jajanan yang sehat, bergizi dan halal.

Sebab, dampak makanan mengandung bahan berbahaya sangat besar. Seperti, memicu kanker dan kematian.


Sementara, Kasi Penerangan Agama Islam (Penais) dari MUI Kecamatan Ciawi, Elvi Afriany mengatakan, berdasarkan hadis, mengonsumsi yang berlebihan itu tidak boleh apalagi dicampur dengan barang haram.

Ditegaskannya, makanan berbahan daging harus sesuai dengan aturan Islam. Begitu pun dengan cara penyembelihan hewan. Menurutnya, harus sesuai dengan syariat Islam, salah satunya menggunakan pisau yang sangat tajam.

“Ini sudah pernah ada penelitian dari Jerman,” terangnya saat memberikan materi di aula Kecamatan Ciawi.

Dalam penelitiannya, sambung Elvi, pemotongan hewan yang melalui proses peminsanan terlebih dahulu, darah yang keluar sangat sedikit. Proses ini pun memungkinkan menimbulkan bakteri yang sangat banyak.

Tetapi, hewan yang disembelih menurut syariat Islam adalah tanpa melalui proses peminsanan, di mana jantung hewan masih memompa dengan baik.  Sehingga darah bisa keluar dalam jumlah yang sangat banyak. Proses ini pun tidak menimbulkan bakteri.

“Di Jerman saja melinsensikan di setiap rumah potong hewan dengan syariat Islam,” kata dia.

Sementara itu, Camat Ciawi Agus Manjar sangat berharap, pedagang jajanan sekolah lebih peduli, termasuk ikut memantau peredaran bahan makanan berbahaya.

Ia juga menegaskan kepada para pedagang agar tidak menjual makanan yang merusak kesehatan. “Lebih baik anak dibuatkan sarapan dulu sebelum berangkat, sehingga kesehatannya benar-benar terjaga,” tandasnya.(hur/c)