Pelaku Begal Konsumsi Sabu, Tiga Minggu 53 Tersangka Narkoba Ditangkap

EKSPOSE: Sepucuk airsoft gun diperlihatkan polisi saat gelar perkara pelaku penyalahgunaan narkoba di Kota Bogor. Dalam perkara ini, polisi juga menangkap pengguna yang diduga sebagai pelaku begal.
EKSPOSE: Sepucuk airsoft gun diperlihatkan polisi saat gelar perkara pelaku penyalahgunaan narkoba di Kota Bogor. Dalam perkara ini, polisi juga menangkap pengguna yang diduga sebagai pelaku begal.
EKSPOSE: Sepucuk airsoft gun diperlihatkan polisi saat gelar perkara pelaku penyalahgunaan narkoba di Kota Bogor. Dalam perkara ini, polisi juga menangkap pengguna yang diduga sebagai pelaku begal.

POJOKSATU.id, BOGOR-Peredaran narkoba di Kota Bogor kian menghawatirkan. Kurun waktu tiga minggu, Satuan Narkoba Polresta Bogor mengungkap 47 kasus dengan 53 tersangka. Mereka yang tertangkap antara lain pengguna, pengedar, dan kurir.

Palaku mayoritas mahasiswa dan pelaku begal motor. Belum lama ini, polisi menangkap dua pengguna narkoba, yakni Rudiana alias OB dan Buyung. Rudiana ditangkap di Bogor Baru, Kecamatan Bogor Tengah. Sementara Buyung ditangkap polisi di Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Dari penangkapan keduanya, polisi tidak hanya menemukan empat paket sabu. Namun juga mengamankan sebilah samurai dan kunci leter T. “Diduga barang bukti itu untuk curanmor, termasuk senjata api, airsoft gun, dan golok,” ujar Kapolres Bogor Kota, AKBP Irsan, kemarin.

Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan membutuhkan alat bukti lainnya.


Sementara itu, dari 53 pelaku narkoba yang diamankan, polisi mengamankan barang bukti berupa ganja seberat  850 gram, sabu 82,67 gram, 120 pil Aprazolam, dua pucuk senpi mainan (airsoft gun), kunci leter T, dan senjata tajam.

“Di Bogor ada enam TKP, dua di Jakarta. Kami mendapati barang bukti, baik di badan pelaku dan kosan. Ini semua merupakan hasil pengembangan. Kurang lebih dalam tiga minggu saja,” tandasnya.

Kasat Narkoba Polresta Bogor, AKP Maulan Mukarom menambahkan, dari 53 yang ditangkap, satu di antaranya berstatus mahasiswa di salah satu universitas swasta di Kota Bogor.

Pelaku bernama Aditya diamankan polisi di kamar kosnya yang terletak di Air Mancur bersama pacarnya, Selasa malam (14/4). “Kami mendapatkan 9 gram sabu, pil ekstasi, dan ganja,” terangnya.

Maulana memastikan, Aditya merupakan penyuplai napza untuk  rekan sekampusnya. Sementara dari tangan pelaku wanita, juga didapati dua linting ganja dan setengah butir inex.  Menurut Maulana, napza jenis saabu yang mengandung zat amfetamin ini sedang marak di kalangan remaja.

“Kita akan terus mengawasi kampus dan tempat hiburan malam,” terangnya. Maulana bahkan menegaskan, pelaku begal dan ranmor itu kerap mengonsumsi sabu.(dhi/c)