Hindari Motor, Pick Up Hancur Jatuh di Perlintasan Kereta Api

HANCUR: Mobil pikap jatuh di perlintasan kereta api Kampung Cigombong, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, kemarin.
HANCUR: Mobil pikap jatuh di perlintasan kereta api Kampung Cigombong, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, kemarin.
HANCUR: Mobil pikap jatuh di perlintasan kereta api Kampung Cigombong, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, kemarin.

POJOKSATU.id, CIGOMBONG-Nasib nahas dialami Ade (42), kemarin pagi pukul 05:30. Mobil pick up bernomor pilisi F-8101-UV yang dikemudikan warga Sukabumi ini terjun bebas ke jalur kereta api Bogor-Sukabumi. Mobilnya hancur

Data yang dihimpun Radar Bogor, awalnya mobil pic-up yang dikemudiakan Ade melaju kencang di Jalan Raya Bogor menuju Sukabumi. Tepat di Kampung Cigombong, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, datang motor dari arah berlawanan.

Untuk menghindari korban, Ade membanting setir ke kiri sehingga menabrak pembatas jembatan dan terjun ke perlintasan kereta api sedalam 12 meter. Ade dan iwan (temannya, red) hanya menderita luka ringan.

Mereka diselamatkan warga ke Puskesmas Cigombong untuk mendapatkan perawatan. Deri (27), warga Desa Watesjaya mengatakan, saat hendak membeli makanan di warung, tiba-tiba melihat mobil melaju kencang.


“Mobil itu jatuh ke rel kereta karena menghindari motor dari arah Sukabumi. Katanya sih sopirnya lagi ngantuk,” uajarnya kepada Radar Bogor, kemarin.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Bogor, Ipda Asep Saepudin mengatakan, kejadian sekitar pukul 05:30. Saat itu arus lalulintas lancar sehingga sopir melajukan kendaraan sangat kencang.

Dia menambahkan, dari arah berlawanan datang motor sehingga sopir sengaja banting stirnya demi menghindari korban jiwa. Mobil sempat melintang di jalur kereta api Bogor-Sukabumi, sehingga harus digeser agar kereta bisa lewat.

“Mobil nambrak pembatas jembatan dan jatuh ke sana (perlintasan kereta api, red). Korban hanya luka ringan,” tandasnya.(hur/c)