Raskin Kembali Didistribukan, Tebus Tiga Bulan Biar Rata

SIAP DITEBUS: Para pekerja sedang menyusun beras di Bulog sebelum disebar ke desa-desa, termasuk Desa Ciburuy yang sudah siap menebus untuk dibagikan ke warganya.
SIAP DITEBUS: Para pekerja sedang menyusun beras di Bulog sebelum disebar ke desa-desa, termasuk Desa Ciburuy yang sudah siap menebus untuk dibagikan ke warganya.
SIAP DITEBUS: Para pekerja sedang menyusun beras di Bulog sebelum disebar ke desa-desa, termasuk Desa Ciburuy yang sudah siap menebus untuk dibagikan ke warganya.

POJOKSATU.id, CIGOMBONG–Ratusan warga miskin di Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, kini bisa bernapas lega. Sebab, beras untuk rakyat miskin (raskin) kembali didistribusikan pemerintah desa setempat.

Tak tanggung, Pemerintah Desa Ciburuy menebus raskin tiga bulan sekaligus demi menutupi warga yang tidak terdaftar sebagai penerima.

Kepala Desa Ciburuy, Iwan Sofwan menjelsakan, pihaknya sengaja menebus raskin tiga bulan. Jika ditebus setiap sebulan, banyak warga miskin di desanya yang justru tidak kebagian. Dia menyebutkan, warga di desanya ada 3.211 kepala keluarga (KK). Sementara yang masuk daftar warga miskin menurut Badan Pusat Statistik (BPS) hanya 238 KK.

“Semestinya ada 653 KK yang dapat raskin, tapi jatahnya hanya untuk 283 KK. Makanya kami tebus tiap tiga bulan biar warga miskin bisa kebagian semua,” terangnya.


Menurutnya, raskin yang turun kali ini cukup bagus dibanding tahun lalu. Sebelum-sebelumnya, kata dia, selalu dikeluhkan masyarakat. Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bogor, Roy E Khaerudyn mengatakan, data BPS masih mengacu pada data sensus penduduk 2010 silam.

Mereka menyarankan agar ada sensus ulang terkait warga miskin. “BPS itu masih pakai data lama. Ini bukan hanya di Kabupaten Bogor, tapi se-Indonesia,” tandasnya.(hur/c)