Begini Cara Ramaikan Karawang Theatre Versi Warga

Kondisi terkiini Karawang Theatre./Foto: Ega

Kondisi terkiini Karawang Theatre./Foto: Ega

POJOKJABAR.com, KARAWANG– Seorang warga, Yaya Sukarya, mengusulkan agar Karawang Theatre kembali mengadakan tontonan (menonton bareng, red) film-film barat.

“Tahun 2000 masih rame keneh, soalnya film barat mendominasi, coba diayakeun deui film-film baratna,” ujarnya di salah satu grup Facebook.

Perkembangan zaman mengubah segalanya. Terjadi bukan hanya di ibu kota Jakarta, tapi juga daerah yang ada di sekitarnya seperti Kabupaten Karawang.

Bukan hanya pada bidang pembangunan, namun juga berdampak pada industri hiburan perfilman. Bioskop salah satunya.

Karawang Theatre begitulah sebutannya, yang diresmikan 31 Maret 1988 oleh Sumarno Suradi. Karawang Theatre atau yang akrab disebut KT berada di Jl. Tuparev, Karawang.

Arsitektur bioskop KT sangat kental dengan nuansa 80-an. Gedungnya masih kokoh berdiri hingga hari ini tanpa sedikitpun perubahan. Menurut Asep Supriatna, Wakil Manajer KT gedung ini dirancang oleh lulusan ITB.

Sayangnya kegemilangan Bioskop KT yang berjaya beberapa dekade mulai redup, hingga akhirnya pemilik memutuskan untuk menutupnya.

“Untuk tanggal tutupnya itu 6 Februari 2019,” ujar Asep Supriatna Wakil Manajer Karawang Theatre.

Pangsa pasar bioskop akhirnya tergerus untuk tidak beroperasi lagi. Alasan finansial adalah faktor utama mengapa Bioskop ini harus gulung tikar. Alhasil, pelataran gedung KT disewakan kepada BNI untuk digunakan sebagai tempat parkir nasabahnya.

“Parkir itu, untuk nambah-nambah biaya lampu, kebersihan. Itu kan gedung kalau didiemin kan makin rusak kita kan ada perawatan,” ujar Asep.

Kondisi di tengah maraknya berkembang bioskop-bioskop modern (CGV, XXI, dan lain-lain), menjadi faktor lain yang membuat KT harus gulung tikar.

Asep Supriatna menganggap bahwa hal itu adalah hal yang wajar dalam persaingan bisnis.

Ketika ditanya rencana yang akan diambil oleh Karawang Theatre ke depannya, pihaknya belum bisa menjawab untuk saat ini.

“Tau kapan, tau mau digimanain, atau mau di bioskop, belum ada perencanaan sementara gitu aja,” ucap Asep Supriatna.

Sementara Kusdi seorang penjaga parkir sekaligus penjaga gedung KT, menyayangkan bioskop ini harus tutup.

“Ya, sangat disayangkan, apalagi kita, ya, yang kerjanya di perfilman. Namanya usaha pasti ada pasang surutnya,” ujar Kusdi.

Berikut ini foto-fotonya:

Karawang Theatre

Kondisi terkini Karawang Theatre./Foto: Ega

Karawang Theatre

Kondisi terkini Karawang Theatre./Foto: Ega

Karawang Theatre

Kondisi terkini Karawang Theatre./Foto: Ega

(Ega/Pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds