Kisah Bayi Pasien BPJS di Majalengka, Alami Penundaan Pengobatan Tumor Ganas

Hasil pemeriksaan laboratorium bayi Khayla Ulwa Fayyiah./Foto: Rmol

Hasil pemeriksaan laboratorium bayi Khayla Ulwa Fayyiah./Foto: Rmol

POJOKJABAR.com, MAJALENGKA– Sosok bayi bernama Khayla Ulwa Fayyiah diduga mengidap penyakit tumor ganas, terpaka tertunda pengobatannya.

Pasalnya, pasien ini menggunakan BPJS, pasangan Mahpud dengan Titin Rustini Warga blok Jatiserang RT 010 / RW 005 Desa Jatiserang Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka.

Persaan khawatir dan bingung menyelimuti orang tua Khayla. Pasalanya, disatu sisi tumor ganas bayi mereka yang baru berusia 16 bulan sudah menjalar ke ginjal. Namun disisi lain mereka tak punya uang untuk biaya pengobatan.

Menurut pengakuan Mahfud dan Titin, bayi Khayla sudah pernah dirujuk ke RSUD untuk mendapatkan penanganan medis dengan menggunakan fasilitas BPJS. Namun ternyata BPJS hanya menanggung sebagian biaya pengobatan dan perawatan Kayla. “Kekurangan biayanya harus kami siapkan, untuk biaya operasi bila menggunakan BPJS harus punya uang Rp.20.000.000, namun bila tidak memiliki BPJS Rp45.000.000,” kata Mahpud.

Mahpud mengatakan bila sampai saat ini anaknya belum mendapatkan perawatan semestinya. Sementara itu, dengan kondisi ekonomi keluraga yang pas-pasan, mereka mengaku tak mampu menyediakan uang untuk menutupi kekurangan biaya pengobatan anaknya.

Mahfud dan Titin meminta awak media untuk menyampaikan permasalahan mereka kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka dan berharap pihak Pemkab mau turun tangan membantu biaya pengobatan Khayla.

“Kami sangat mengharapkan kedermawanan bapak ibu saudara untuk bisa membantu meringankan biaya perawatan dan operasi anak kami, semoga pemerintah dapat memperhatikan jeritan hati kami,” kata Mahpud dengan terbata-bata.

(son/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds