Telkom Dukung Pemerintah Siapkan 200 Startup

DENGAR PENJELASAN: Presiden Joko Widodo mendengar penjelasan dari Deputy EGM Divisi Digital Service Telkom, Ery Punta (kanan) tentang program pembinaan starup yang dilakukan Telkom bersama PNP di Silicon Valley.FOTO:IST/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, BEKASI – Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-US, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri berkunjung ke Silicon Valley, San Fransisco, Amerika Serikat.

Presiden berkunjung ke Perusahaan Plug n Play (PNP), untuk mendapat informasi terakhir dari ekosistem technopreneur di Silicon Valley. PnP adalah perusahan Silicon Valley yang memberikan kepada startup dan usaha pemula di bidang teknologi Informasi.

Pada kesempatan tersebut, PNP melaporkan kepada Presiden bahwa salah satu BUMN Indonesia, yakni PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) telah melakukan kerjasama dengan PNP.
Terkait dengan kerjasama Telkom dengan PNP, Direktur Innovation & Strategic Portfolio Telkom, Indra Utoyo menjelaskan, bahwa Telkom telah membuka kantor pertamanya di Silicon Valley melalui anak perusahaannya, Metra Digital Investama (MDI).

”MDI merupakan perusahaan pertama dari Indonesia yang melakukan kerjasama dengan Plug and Play (PNP),” kata Indra dalam keterangan resminya kepada Radar Bekasi, kemarin. Menurut Indra, kerja sama dengan (PNP), ini penting terutama untuk mendukung pengembangan ekosistem startup Indonesia, sebagai jembatan penghubung antara Indonesia dengan Silicon Valley.


Sedangkan dampak terhadap ekosistem, menurut Indra, dengan terbangunnya poros Indonesia-Silicon Valley akan membuat kualifikasi startup Tanah Air menjadi global.

Ditegaskan Indra, kerja sama dengan PNP memungkinkan Telkom memiliki akses ke startup dari Silicon Valley sekaligus juga sebagai bukti keberadaan secara nyata untuk Telkom Group dalam mengirimkan Startup Indigo Telkom ke Silicon Valley melalui program Startup Global Telkom.

“Kami mencari bibit inovasi/teknologi dari startup-startup dari Silicon Valley untuk sinergi market dengan Telkom group, dan juga untuk mengirimkan startup-startup Indigo terpilih untuk mengikuti program Immersion minimal 2 startup (yang qualified) di Q2 tahun ini,” beber Indra.

Pada kesempatan  meninjau area kerja Telkom di PNP, Presiden Jokowi menyampaikan pesan kepada Tim Telkom yang dipimpin oleh Deputy EGM Divisi Digital Service Telkom, Ery Punta yang didampingi oleh Direktur Portfolio Management Metra Digital Investama (MDI), G.N. Sandhy Widyasthana, agar Telkom mendukung target pemerintah dalam menyiapkan 200 Startup pada tahun 2016.

Telkom sendiri telah menargetkan untuk membina 40 startup baru di tahun 2016 ini dalam rangka mendukung program pemerintah tersebut. (bis)