Rp15 Miliar dari Provinsi Tidak Diserap oleh Kabupaten Bekasi

RUSAK: Jalan Raya Setu kondisinya rusak dan berlubang. Dana hibah dari pemerintah provinsi untuk infrastruktur tidak terserap di 2015 lalu. FOTO:CF6/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Dana hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp15 miliar tidak terserap oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi pada 2015 lalu. Anggaran yang seharusnya untuk pembangunan infrastruktur itu terpaksa dikembalikan.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Marjaya Ibrahim, mengatakan kalau Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMPSDA) Kabupaten Bekasi tidak mampu menyerap anggaran tersebut. Alasan pihak dinas, kata dia, waktu pengerjaan yang mepet dan gagal tender.

“Memang saya tanya kepala dinasnya katanya tidak siap dan mepet waktu sehingga tidak terserap hibah yang provinsi berikan,” katanya.

Dijelaskan Marjaya, anggaran Rp15 miliar tersebut sedianya untuk pelebaran Jalan Setu-Cileungsi dan pembangunan jembatan di Kecamatan Sukatani. Ia menyayangkan pihak dinas yang tidak mampu menyerap anggaran tersebut.


“Sayang banget kalau tidak terserap, seharusnya bisa ada perbaikan ataupun pembangun justru ini malah mandeg,” sindirnya.

Masih Marjaya, akibat tidak terserapnya dana hibah dari provinsi, maka akan menjadi pertimbangan DPRD Provinsi Jawa Barat untuk memberikan bantuan kembali. Karena bisa saja anggaran tersebut dialihkan ke daerah lain yang juga membutuhkan.

“Kan pemda sebenarnya tinggal memohon saja, nanti akan dikaji untuk dialihkan agar anggaran perbaikannya setiap tahun akan dibebankan ke APBD provinsi,” ucapnya. (dho)