Pawai Cap Go Meh di Kabupaten Bekasi Bakal Dikawal Tanjidor

LATIHAN: Personil Tanjidor saat melakukan latihan di Klenteng Tek Seng Bio, untuk persiapan perayaan pawai Cap Go Meh 22 Februari mendatang.FOTO:MAR/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, CIKARANG UTARA – Empat hari mendekati perayaan Cap Go Meh, sejumlah persiapan di klenteng makin sibuk, berbagai pernak-pernik pesta dipasang di sejumlah titik, praktis suasana klenteng makin sumringah dan siap merayakan menutup Imlek 2016.

Di Klenteng Tek Seng Bio Desa Karangasih, Cikarang Utara persiapan lainnya yang saat ini sedang disiapkan yakni kesenian tanjidor khas Budaya Betawi.

Dari pantauan Radar Bekasi, beberapa pemain tanjidor sedang melakukan latihan untuk mempersiapkan tim mendekati perayaan Cap Go Meh 22 Februari mendatang. Pawai Cap Go Meh ini, bakal dihadiri ratusan pengunjung dari berbagai daerah.

Kesenian tim tanjidor sendiri diketahui akan mengawal proses kirab jalannya perayaan Cap Go Meh, selama kirab musik dengan ciri khas terompet besar ini mengawal sepanjang jalan mulai dari jalan KH Fudholi hingga rumah tua di Desa Sukaraya, Karangbahagia.


Koordinator Tim kesenian Tanjidor Betawi Nalih (80) mengungkapkan, dia bersama tim tengah berlatih di lokasi klenteng untuk mempersiapan diri hingga hari raya pementasan tiba senin mendatang.

Dia mengaku setiap perayaan Cap Go Meh memang selalu diundang pihak panitia untuk mengisi dan mengiringi musik pada prosesi kirab. “Kalo kita mah tiap taun emang maen di mari kalo pas Imlek sama Cap Go Meh,” ujarnya Kepada Radar Bekasi Kamis (18/2).

Dalam  perayaan Cap Go Meh besok, dia mengaku tidak diturunkan semua perlengkapannya, melainkan hanya 5 alat musik yang digunakan di antaranya suling tanjidor, terombon, bedug, tambur, dan kecrek.

Sementara itu, pengurus Klenteng Tek Seng Bio Yudi Sanjaya menjelaskan, kesenian tanjidor dalam mengisi prosesi perayaan Cap Go Meh besok memang sudah menjadi tradisi klenteng yang sudah wajib dilakukan untuk mengiringi prosesi kirab.

“Tanjidor ini memang bisa dibilang sudah menjadi budaya kita, jadi setiap tahun pasti kita undang, jadi untuk mempersiapkan diri sekarang mereka memantapkan persiapan,” pungkasnya. (mar)