Jender Bukan Menjadi Persoalan

Meilina Kartika Kadir

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Meilina Kartika Kadir, menilai kalau dalam menentukan pemimpin tidak harus mempersoalkan jender. Karena lelaki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk memimpin.

Namun yang perlu diperhatikan, sambung dia, ialah bagaimana seorang pemimpin atau kepala daerah mengeluarkan kebijakan atau program yang berpihak kepada rakyatnya.

“Kalau bicara soal jender itu sebenarnya bukan kepada perempuan atau lelakinya. Tapi sebenarnya bagaimana memimpin. Sekarang bagaimana pemimpin ini bisa memiliki kebijakan yang pro kepada rakyat dan nyata seperti Risma (Wali Kota Surabaya, red),” ujar perempuan yang biasa disapa Meli ini.

Soal adanya kepala daerah dari kaum perempuan, kata Meli, akan menjadi sorotan publik. Apalagi jika kepala daerah tersebut memiliki kebijakan atau program pembangunan yang berpihak kepada rakyatnya.


“Untuk lelaki pun sebenarnya sama, hanya karena perempuan lebih disorot. Karena, bagaimana pun pemimpin itu kan dominan lelaki, jadi memang harus punya gebrakan secara khusus,” tandasnya.

Dari beberapa daerah di Indonesia, di antaranya Kabupaten Bekasi yang kini dipimpin oleh kepala daerah dari kaum perempuan. Tak dipungkiri jika peluang atau kesempatan kaum perempuan di Pilkada Kabupaten Bekasi 2017 mendatang sangat terbuka lebar.

Termasuk Meli. Perempuan yang kini masih menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini berkeinginan maju di Pilkada 2017 sebagai calon kepala daerah. Ia sudah mengambil formulir penjaringan bakal calon kepala daerah di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi. (neo)