Mengintip Aktivitas Student Center Bekasi

KREATIF: Anggota Student Center Bekasi saat foto bersama. Dalam waktu dekat, mereka akan melaksanakan Most Of Festival 2016.FOTO:RANDY/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com BEKASI – Dibentuk pada 11 Januari 2015 lalu,  komunitas Student Center ini manggaet beberapa pelajar di Kota Bekasi yang kesulitan menyalurkan kreativitasnya. Mereka sebagian besar pelajar SMP dan SMA.

Saat ini, anggota di Student Center ada sekitar 15 orang. Mereka merupakan gabungan pelajar yang ada di Kota Bekasi. Tidak hanya pelajar, pemuda di Kota Bekasi pun juga bergabung walaupun  sekedar memberikan ide postif untuk membangun semangat para pelajar yang ada di Kota Bekasi.

Pelatihan keterampilan dan seminar-seminar menjadi salah satu kegiatan rutin yang dilakukan.

Selama perjalanannya Student Center tidak berjalan mulus, karena banyak tentangan dari pihak sekolah. Karena sebagain sekolah menganggap, kegiatan mereka tidak positif. Namun, Student Center selalu membuktikan bahwa komunitas ini berdiri untuk mewadahi kreativitas pelajar.


Vivid Ardhiyan Yudha,  pendiri Student Center menceritakan, awal mulanya komunitas ini berawal dari sebuah lembaga pembelajaran yang ada di Kota Bekasi, melihat pelajar yang ikut sangat kreatif dan banyak ide.

“Saya mendirikan komunitas ini mempunyai tujuan satu, yaitu mengasah kreativitas siswa agar mereka terus kreatif mengeluarkan ide kegiatan yang positif. Maka dari itu saya coba mengajak mereka untuk bikin Student Center ini,” ujarnya.

Yudha panggilan akrabnya juga mengatakan, selama berdiri banyak kegiatan seminar dan juga pelatihan yang dirancang oleh anak-anak SMP yang ada di Kota Bekasi dan itu murni mereka kerjakan dengan semua konsep yang ada.

“Saya di komunitas ini, hanya sebagai jembatan bagi mereka, jika ada kesulitan maka saya coba untuk membantu, akan tetapi ide dan konsep semua acara yang menggarap adalah anggota kami yang kebanyakan pelajar yang ada di Kota Bekasi,” paparnya.

Yudha juga mengatakan, dalam waktu dekat ini, Student Center akan menggelar acara Most Of Festival 2016 yang akan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang. Namun, sempat ada halangan karena beberapa sekolah di Kota Bekasi menilai acara tersebut tidak ada makna postifnya. Namun, itu semua tidak menjadi halangan bagi para anggota Student Center.

“Memang ada beberapa sekolah yang tidak setuju dengan acara Most OF Festival 2016, karena mereka  menilai kegiatan ini kegiatan negatif.  Padahal kegiatan ini adalah kegiatan positif, dalam kegiatan ini banyak ide dan konsep yang mengerjakannya adalah pelajar, kami tidak pesimis karena memang kegiatan ini juga sudah direstui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi,” ungkapnya.

Yudha juga mempunyai harapan besar, bahwa jangan pernah melihat Student Center sebagai wadah yang mengandung kegiatan negatif, akan tetapi wadah ini sebagai penampung kreativitas para siswa.

“Saya mempunyai aturan, bagi anggota kelas tiga, telah meminta untuk fokus untuk mengikuti UN, dan yang boleh bergerak adalah anak-anak kelas satu dan dua. Kami juga tidak pernah memaksa pelajar ikut dalam student center karena memang komunitas ini terbuka bagi siapa saja,” tutupnya. (*)