Disdukcapil Kota Bekasi Tunggu Sosialisasi Kemendagri untuk Terapkan KIA

Alexander Zulkarnaen

POJOKJABAR.com, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), mengaku belum bisa menerapkan Kartu Idenditas Anak (KIA), dengan alasan belum mendapat Petunjuk Pelaksana (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016.

Kepala Dinas Disdukcapil Kota Bekasi, Alexander Zulkarnaen mengaku belum mendapatkan sosialisasi penerapan KIA secara langsung dari Kemendagri. Oleh sebab itu, pihaknya belum bisa menerapkannya di Kota Bekasi tahun ini.

“Kami masih menunggu sosialisasi langsung dari Kemendagri, seperti apa Juklak dan Juknisnya. Jadi, KIA belum bisa diterapkan tahun ini,” beber Alex.

Dijelaskan Alex, terkait adanya surat keputusan Permendagri tersebut, pihaknya baru mengetahui dari website Kemendagri. “Kalau sudah ada sosialisasi langsung dari Kemendagri, baru kami teruskan kepada masyarakat,” janjinya.


Menurut Alex, karena aturannya baru jadi, sehingga perlu ada persiapan yang matang sebelum pelaksanaan, mulai dari anggaran, sarana prasarana, dan Sumber Daya Manusianya (SDM).

“Yang penting harus ada mekanisme yang jelas dulu. Mulai dari kerjanya seperti apa hingga sarana dan prasarananya. Kalau sudah tahu, barulah kami sosialisakan kepada masyarakat,” janjinya.

KIA itu nantinya akan terbagi menjadi dua tipe. Tipe pertama untuk usia 0 sampai 5 tahun dan usia 5 sampai 17 tahun. Aturan itu bakal diuji coba di 50 kota dan kabupaten seluruh Indonesia mulai Maret mendatang.

“Mudah-mudahan uji coba itu bisa memberikan masukan untuk Kota Bekasi, sehingga bisa dierapkan pada 2017 mendatang,” pungkasnya. (oke)