Bejatt.. Bocah Ini Digagahi Lelaki Beristri

kekerasan terhadap wanita kekerasan anak
Ilustrasi. (Dok. pojoksatu)

POJOKJABAR.com, BABELAN – Indah (13), bukan nama sebenarnya, menjadi korban pencabulan yang dilakukan lelaki yang sudah beristri. Gadis belia itu digagahi sebanyak dua kali dalam kurun waktu yang berbeda di rumah kontrakan pelaku.

Takim alias Bokik (28) nekat mencabuli Indah karena tidak tahan dengan kemolekan tubuh gadis ABG (anak baru gede, red) tersebut. Peristiwa pencabulan ini terungkap setelah Indah meminta pertanggung jawaban untuk dinikahi namun ditolak.

Indah yang merasa dibohongi setelah dinodai berkali-kali lantas melaporkan hal tersebut ke Polsek Babelan. Warga Kampung Gelora RT 22/03, Desa Babelan Kota itu melaporkan dugaan pencabulan pada 6 Januari 2016 lalu.

Tahu korbannya sudah melapor ke polisi, pelaku lantas melarikan diri. Lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas ini menjadi buronan Polsek Babelan. Kemudian pada Selasa (16/2) kemarin, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya di Kampung Pintu RT 03/04, Desa Babelan Kota.


“Kita tangkap dia (Takim alias Bokik), karena pada tanggal 6 Januari kemarin si korban membuat pelaporan ke kita,” ujar Humas Polsek Babelan Bripka Anwar Fadilah.

Peristiwa pencabulan ini bermula ketika korban diajak ke rumah kontrakan pelaku setelah jalan-jalan ke Karawang. Korban yang baru mengenal pelaku dalam hitungan hari ini menurut saja ketika diajak masuk ke dalam rumah kontrakan pelaku.

Di dalam rumah kontrakan, korban mengaku dirayu agar mau digagahi pelaku. Meski sempat ditolak berkali-kali, namun akhirnya korban mau disetubuhi dengan syarat dinikahi setelahnya. Pencabulan pun dilakukan sebanyak dua kali.

Apes. Saat korban meminta untuk dinkahi, pelaku justru menolaknya. Ternyata setelah diusut, pelaku sudah memiliki seorang istri. Tak terima dengan perlakuan pelaku, korban melaporkan pencabulan tersebut ke Polsek Babelan.

“Setelah ketahuan belangnya dia (pelaku) langsung kabur, makanya baru kita amankan sekarang,” kata Anwar.

Saat ditangkap, polisi mengamankan barang bukti berupa celana dalam, sepasang sandal jepit, celana panjang biru, kaos berwarna merah muda, dan hasil visum korban untuk proses lebih lanjut.
Saat ini pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Babelan dan dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak serta pasal 287 KUHP. (ich)