Puluhan Miliar PAD Menguap

Ilustrasi-dana
Ilustrasi Dana.

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi menduga puluhan miliar Pendapatan Asli Daerah (PAD) menguap. Pasalnya, banyak tempat usaha yang sudah beroperasi namun belum mengantongi izin.

Komisi I mencatat ada tiga tempat usaha yang diduga belum mengantongi izin namun sudah berdiri. Tiga tempat usaha itu berada di Cikarang Selatan yakni, restoran Pallazo, Wahana Wisata Matador dan PT Indosupply.

“Yang diketahui saja diduga ada tiga tempat usaha, belum yang lainnya, makanya patut diduga puluhan miliar PAD kita menguap, dan ini baru perizinan belum yang lain, makanya sekarang akan kita kroscek langsung ke tempatnya,” ucap Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Aep Saepul Rohman.

Dituturkan Aep, Kabupaten Bekasi memiliki perda yang mengatur tentang IMB, retribusi, dan pajak. Namun anehnya, implementasi perda tersebut di lapangan tidak berjalan. Karena hingga kini masih banyak tempat usaha yang belum mengantongi perizinan.


“Yang sekarang saja dari pertemuan pihak kecamatan, BPMPT dan Dispenda mengatakan ketiga tempat usaha tersebut belum ada perizinannya di tahun 2015, namun akan melakukan pemeriksaan kembali di tahun 2014,” ungkapnya.

Aep pesimistis jika PAD Kabupaten Bekasi akan meningkat signifikan jika masih banyak tempat usaha tak berizin bebas beroperasi. Karena berdasarkan pengalaman dia beberapa tahun lalu saja, ada tempat usaha di Cikarang Selatan tidak membayar pajaknya sebesar Rp10 miliar.

“Seharusnya pengusaha juga harus mau berpartisipasi dalam pembangunan dan salah satunya izin mereka ditempuh,” ungkapnya. (dho)