Psikiater: LGBT Itu Gangguan Jiwa

LGBT
LGBT (Lesbian Gay Biseksual dan Transgender) .

POJOKJABAR.com, BEKASI – Fenomena LGBT rupanya sudah jauh-jauh hari sudah dikhawatirkan kalangan psikolog dan psikiater di Indonesia. Salah satu penyebab maraknya penyimpangan orientasi seksual itu karena kesalahan pola pengasuhan anak dari para orangtua. Ditambah lagi maraknya serbuan konten pornografi dalam internet yang dapat diakses siapa saja, termasuk kalangan anak-anak usia dini.

Kekhawatiran itu diungkapkan Psikolog Elly Risman. Dia mengungkapkan sejak 13 tahun lalu sudah mewanti-wanti keluarga Indonesia akan kehadiran fenomena LGBT.

’’Saya sudah mengkhawatirkan fenomena ini (LGBT) sejak tahun 2002,’’ ungkap perempuan yang dikenal sebagai psikolog anak itu.

Menurut Elly, semakin besarnya fenomena LGBT ini lantaran masyarakat mengabaikan pendidikan seksualitas dan men-subkontrakan pendidikan agama kepada orang lain. ’


’Seks dengan seksualitas itu berbeda loh. Seks itu alat kelamin. Kalau seksualitas itu cara pandang, cara berpikir dan berperilaku sesuai jenis kelamin,’’ beber perempuan yang pernah mendalami kelas parenting di Florida State University Talahase, Amerika Serikat.

Seharusnya, kata dia, para orangtua memperhatikan lima aspek terhadap pendidikan anak-anaknya, yaitu fisik, kesehatan, spiritual, emosi, dan seksualitas. Secara fisik orangtua harus memperhatikan anaknya di masa kritis pada usia tiga sampai empat tahun untuk mengenalkan anaknya akan kelamin masing-masing.

’’Orangtua harus menyesuaikan busana anak-anaknya dengan kelamin mereka. Harus pas yang laki-laki dikenakan busana khas laki-laki dan begitu sebaliknya bagi yang perempuan. Intinya memastikan anaknya lurus sesuai jenis kelaminnya,’’ ungkap perempuan pendiri Yayasan Kita dan Buah Hati.