Pemkot Bekasi Matangkan Persiapan Smart City

SAMPAIKAN PROGRAM: Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan program dalam pembahasan Smart City, di Hotel Rizt Carlton, Jakarta, Selasa (16/2).FOTO:ANDI/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, BEKASI –  Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus mematangkan rencana untuk menuju kota pintar (Smart City), termasuk memaksimalkan kinerja para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada.

Sebab jika Kota Bekasi sudah terwujud sebagai Smart City, akan memberi kemudahan pelayanan bagi masyarakat yang berbasis teknologi.

“Konsep Smart City ini akan memudahkan masyarakat untuk mendapat pelayanan publik yang lebih baik dengan berbasis Teknologi Informasi (TI). Kami juga harus mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai operator yang bisa bekerjasa secara cerdas,” kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat mengikuti program Smart City, di Hotel Rizt Carlton, Jakarta, Selasa (16/2).

Menurutnya, dengan menerapkan sistim pelayanan berbasis teknologi kepada publik, akan memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan.


“Seperti di RSUD, sudah ada tim pengendalian terpadu, begitu juga dengan pajak, dan penerapan parkir meter yang telah menambah pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup signifikan,” terang Rahmt Effendi yang akrab disapa Pepen ini.

Dijelaskan Pepen, tujuan dari kota Smart City bukan hanya mengandalkan teknologi saja, tapi perlu ada perubahan paradigma dan budaya masyarakatnya. Termasuk konsistensi dari regulasi serta komitmen semua pihak.

“Smart City adalah gerakan perubahan budaya perkotaan yang lebih efisien dalam mengelola kota, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” beber Pepen.