Dinkes Kota Bekasi Siapkan Layanan Berbasis Online

NUNGGU DI LUAR: Para keluarga pasien rawat inap RSUD terpaksa menunggu di luar karena minimnya ruang tunggu yang ada di rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tersebut.FOTO:ARIESANT/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, BEKASI – Untuk memudahkan pasien yang menggunakan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), Dinas Kesehatan akan membangun sistim layanan berbasis online.

Di mana sistim ini nantinya akan memudahkan masyarakat untuk mengetahui apakah kamar untuk rawat inap di Rumah Sakit (RS) tersebut penuh atau tidak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Anne Nurchandrani menuturkan, permasalahan yang sering dialami masyarakat adalah kesulitan untuk mendapatkan kamar saat akan dirawat.

“Jadi, melalui sistim online ini masyarakat yang ingin berobat ke RS untuk rawat inap, bisa mengetahui lewat online,” terang Anne.


Menurut dia, seringnya penolakan pasien oleh pihak RS lantaran kamar penuh, harus dicarikan solusinya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan maupun SKTM, tidak harus ke Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD), karena masih ada RS swasta yang bisa dimanfaatkan untuk berobat,” tegasnya.

Lanjut Anne, dengan adanya sistim berbasis teknologi ini, akan memudahkan masyarakat untuk melihat RS mana yang kamar rawat inapnya sudah penuh dan tidak.

“Tahun ini sistim tersebut sudah bisa terealisasi. Dan saat ini masih dalam membereskan administrasi, termasuk pemantapan sistim online-nya,” tutup Anne. (and)