Valentine Day, Aktivitas Siswa di Kota Bekasi Diperketat

Valentine
Valentine

POJOKJABAR.com, BEKASI – Dinas Pendidikan Kota Bekasi mengimbau, kepada seluruh sekolah di Kota Bekasi untuk mengawasi anak didiknya, khususnya saat merayakan Valentine Day. Meskipun perayaan tersebut sudah lewat, namun biasanya siswa masih melakukan kegiatan ini di sekolah.

Hal ini diakui Oleh kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Rudi Sabarudin. Dia mengaku, sejak Jumat lalu sudah memberi imbauan kepada seluruh sekolah di Kota Bekasi untuk mengawasi kegiatan para siswa di sekolah maupun luar sekolah.

“Kami sudah mengimbau kepada seluruh kepala sekolah. Jadi konteksnya adalah mawas diri terhadap seluruh kegiatan anak-anak muridnya yang ingin merayakan Valentine Day,” ujarnya

Rudi menambahkan, perayaan Valentine Day  yang diadopsi dari budaya Barat lebih banyak  menimbulkan dampak negative. ”Saat ini banyak pergaulan bebas yang dilakukan oleh anak-anak muda. Makanya, kita tidak ingin kecolongan dengan kegiatan mereka di luar. Jika ada kegiatan seperti itu, maka sekolah harus cepat melaporkan kepada Disdik,” pungkasnya.


Rudi menambahkan, sebaiknya hari kasih sayang itu bisa diisi melalui kegiatan positif yang bersifat sosial. Sebab, untuk menunjukkan rasa kasih sayang itu pengertiannya sangat luas.

“Kita bisa memberikan perhatian kepada anak yatim, atau mengunjungi tempat-tempat panti jompo, bahkan sekedar melihat kehidupan mereka, itu salah satu hal positif yang bisa dilakukan dalam perayaan Hari Valentine. Dari pada harus merayakan dengan kegiatan negatif lebih baik melakukan kegiatan positif,” paparnya.

Terpisah kepala sekolah SMPN 6 kota Bekasi Dwi Kusdinar, mengaku akan mengawasi kegiatan anak didiknya, khususnya saat perayaan Valentine Day.

“Jadi memang kami terus mengawasi kegiatan siswa saat valentine karena memang kami tidak mau para siswa mengadakan kegiatan negatif yang berujung free sex dan mabuk mabukan. Kami setiap bulan Febuari selalu mengawasi para siswa, dari tukar cokelat ataupun sejenisnya yang berbau valentine, dan jika kedapatan membawa cokelat maka akan kami ambil,” ungkapnya. (ran)