Duhh, Narkoba Jenis Excimer Ini Diidolakan Para Pelajar Cikarang

narkoba
Ilustrasi Peredaran Narkoba di Depok.

POJOKJABAR.com, CIKARANG UTARA – Ancaman narkoba sudah masuk ke sekolah. Bahkan ada jenis narkoba yang diidolakan para siswa di Kabupaten Bekasi karena harganya yang terjangkau dan memiliki efek yang hampir sama dengan narkoba jenis lainnya.

Narkoba yang kini menjadi tren di kalangan pelajar ini bernama excimer. Narkoba jenis ini bentuknya berupa pil. Cara menggunakannya hanya cukup ditelan kemudian muncul gejala pada tubuh seperti detak jantung berdegup kencang, penglihatan kabur serta terasa mual.

Peredaran narkoba jenis excimer ini terdeteksi di beberapa sekolah dengan sasaran siswa atau pelajar. Kabar soal peredaran jenis narkoba ini muncul setelah polisi menangkap seorang bandar excimer bernama Sahroni alias Loco (17).

Ia ditangkap di rumahnya di Kampung Kobakrotan RT 03/01, Desa Sukamakmur, Sukakarya, Sabtu (13/2) kemarin. Dari hasil penangkapan ini polisi mengamankan dua butir pil excimer dan uang tunai Rp618 ribu.


Dari hasil pengembangan, diketahui kalau Sahroni sangat dikenal oleh pelajar khususnya di Sukakarya. Pelajar setingkat SMA banyak yang sudah menjadi ‘pasien’ Sahroni bila membutuhkan excimer.

Tertangkapnya pengedar pil haram tersebut ketika polisi melakukan razia di rental playstation, Jumat (12/2). Saat itu, polisi mendapati pelajar yang sedang mengkonsumsi narkoba jenis excimer. Setelah dikembangkan, ternyata pil tersebut didapat dari seorang pengedar bernama Sahroni.

“Polisi mendapatkan keterangan dari siswa SMK Mitra Karya ada narkoba jenis excimer yang dijual di sekolah,” ungkap Kasubag Humas Polresta Bekasi, Iptu Makmur.

Polisi yang mendapat informasi langsung meluncur ke kediaman Sahroni keesokan harinya, Sabtu (13/2) sekitar pukul 10.00. Sahroni yang mengetahui kedatangan polisi berusaha sembunyi di kolong tempat tidur.

Namun upaya untuk mengelabui polisi sia-sia. Sahroni lantas digelandang ke Polsek Sukatani berikut barang buktinya untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Dia (Sahroni) rumahnya digeledah dan ternyata malah ngumpet di bawah tempat tidurnya, kemudian dibawa oleh polisi setelah mendapatkan barang bukti berupa  potongan kertas dan dua butir pil excimer serta uang tunai Rp618 ribu,” ungkap Makmur.

“Sudah diamankan sekarang tersangkanya dan masih dalam pengembangan apakah bermain sendiri atau ada temannya,” tambahnya. (dho)