Mukernas PKB Bahas LGBT

MUKERNAS: Suasana gedung JCC Jakarta tempat pelaksanaan Mukernas PKB. FOTO:IST/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, BEKASI – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi, Ahmad Ustuchri mengungkapkan, bahwa dalam agenda Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang akan di selenggarakan Jumat (5/2) kemarin di JCC, salah satu agendanya akan membahas tentang Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

“LGBT bakal jadi salah satu agenda yang dibahas di Mukernas, karena kami memandang merupakan penyakit sosial karena budaya yang sudah saking liberalnya,” ujar Ustuchri saat ditemui awak media di ruang Komisi C DPRD Kota Bekasi.

Menurutnya, pengidap LGBT ini juga harus diberlakukan seperti pecandu narkoba oleh BNN yang direhab.

“LGBT jangan justru difasilitasi dengan Same Gender Marriage (pernikahan sesama jenis), tapi harus disembuhkan dengan cara bikin balai, semacam rehab narkoba,” tegasnya.


Ustuchri memandang penderita LGBT itu disebabkan karena ada pengaruh dari gen, lingkungan ataupun hal lainnya yang memengaruhi.

“Dan itu tidak bisa sembuh dengan kawin lho. Banyak yang udah kawin tapi tetap mencari sesama jenis. Makanya, ini sangat urgent untuk kami bahas di mukernas hari ini (kemarin),” imbuh anggota Komisi C DPRD Kota Bekasi ini.

Selain LGBT, agenda pembahasan Mukernas juga meliputi Pilkada Gubernur, penyelarasan dari program nasional ke program daerah, serta launching terkait pengkaderan.

“Jadi, PKB akan membuat sistem pengkaderan di mana apabila seseorang mau mencalonkan diri jadi caleg, ya minimal harus melewati pendidikan kader menengah di PKB dulu. Dan nggak bisa ujug-ujug jadi caleg PKB,” ujarnya.

Hal ini dipandang sangat baik oleh Ustuchri. Pasalnya, sekarang-sekarang ini banyak caleg yang bukan berasal dari anggota partai.

“Itu kan bikin rusak nama parpolnya juga. Masa jadi caleg bisa langsung. Kalau tidak ada keterikatan jadi kader partai lalu orang ujug-ujug bisa ikut nyaleg kan bisa jadi jual beli malahan. Nah, kita menghindari itu,” tutup dia. (sar)