Mabuk, Kasi Trantib Mustikajaya Palak Warga

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKSATU.id, MUSTIKAJAYA – Lagi, Kepala Seksi (Kasi) Tranrib Kecamatan Mustikajaya, Ucok Maruli Basa membuat onar di lingkungan warga. Kali ini, Ucok menunjukan sikap arogansinya di RW 05 Kelurahan Mustikasari dengan memalak sejumlah warga dalam kondisi mabuk.

Kejadian tersebut membuat warga geram dan berniat menghakimi pria berkepala plontos ini. Namun, saat warga mencarinya, Ucok sudah bersembunyi hingga akhirnya puluhan warga mendatangi kantor
Kecamatan Mustikajaya pukul 10.00 Jumat (27/8). Warga mengadukan perilaku Ucok kepada camat.
Warga meminta Ucok bertanggung jawab atas perbuatannya selama menjadi Kasi Trantib Kecamatan Mustikajaya yang selalu membuat onar. Warga yang berkumpul di depan kantor kecamatan akhirnya ditemui Camat Mustikajaya Aty Rostaty.

Dalam pertemuan yang berlangsung di aula kecamatan itu, warga meminta camat bertindak tegas atas sikap anak buahnya. Mengingat kejadian seperti ini bukan kali pertama terjadi. Mereka meminta camat untuk memberikakan sanksi pemecatan atau mutasi agar Ucok tidak bertugas di wilayah Mustikajaya lagi.

“Kami ingin ibu camat bertindak tegas sama Ucok. Jangan terus dibiarkan sebab kalau kita sudah resah dengan kelakuan pejabat, yang suka membuat onar, mabuk-mabukan, malak warga. Ucok harus dikeluarkan dari daerah sini,” kata Ketua RW 05 Kelurahan Mustikasari Maman.


Menurut Maman, pihaknya sudah tidak bisa mencegah warganya yang sudah kesal dengan perilaku Ucok. “Warga sudah nggak bisa dicegah lagi. Akhirnya geruduk kantor kecamatan cari Ucok,” ungkapnya.

Mengetahui anak buahnya berbuat onar di lingkungan kerjanya, Camat Mustikajaya Aty Rostaty meminta maaf kepada seluruh warga Mustikajaya dan berjanji akan bertindak tegas.

“Saya atas nama Pemkot Bekasi meminta maaf atas perilaku Ucok dan berjanji akan menindaklanjutinya,” ujar wanita yang pernah menjabat lurah ini.

Karena telah mendapatkan jawaban dari camat, akhirnya warga membubarkan diri dengan tertib. Mereka mengancam akan kembali mendatangi kecamatan bila tidak ada tindak lanjut dari Pemkot Bekasi atas ulah kasi trantib.

Kasi Trantib Kecamatan Mustikajaya, Ucok, diketahui sudah beberapa kali didatangi warga terkait tingkah lakunya selama di lapangan. Mereka kerap mengeluh Ucok dan teman-temannya kerap meminta uang secara paksa kepada sejumlah pemilik usaha di Kelurahan Mustikajaya dengan keadaan mabuk.

Selain itu, Ucok juga pernah terekam CCTV di tempat hiburan Mutiara Gading yang tidak mau membayar usai makan dan minum bersama beberapa temannya. Kejadian tersebut sudah beberapa kali terjadi.

Ucok juga dilaporkan ke Polresta Bekasi Kota oleh mantan seketaris Camat Mustikajaya atas perbuatan yang tidak menyenangkan. Saat ini proses hukumnya masih berjalan.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi, Reni, mengaku pihaknya sudah menerima berbagai keluhan warga terkait perilaku arogan Ucok. Surat pun telah dibuat dan sedang diproses di majelis etik kepegawaian.

“Ya saya sudah terima surat dari kecamatan SK tidak puas beberapa hari lalu. Sekarang sedang diproses di majelis etik dan sudah dimusyawarahkan juga,” ujar Reni.

Reni juga menyesalkan sikap Ucok, sebagai aparatur sipil seharusnya menjadi pelayan masyarakat, bukan malah membuat resah di lingkungan. Dan atas semua perilaku aparatur sipil yang menyimpang akan diproses majelis etik untuk menentukan nasib ke depannya. (dat)