Cetak E-KTP Andalkan Pusat

IMBAUAN: Petugas kecamatan sedang menempelkan surat edaran kementrian terkait imbauan kepada masyarakat agar segera melakukan pengurusan e-KTP.
IMBAUAN: Petugas kecamatan sedang menempelkan surat edaran kementrian terkait imbauan kepada masyarakat agar segera melakukan pengurusan e-KTP.
IMBAUAN: Petugas kecamatan sedang menempelkan surat edaran kementrian terkait imbauan kepada masyarakat agar segera melakukan pengurusan e-KTP.

POJOKSATU.id, SUKAKARYA – Rusaknya mesin percetakan di kementrian membuat camat di beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi resah. Pasalnya, di saat bersamaan, pihak kementrian juga mengeluarkan edaran terkait elektronik KTP (e-KTP).

Camat Sukakarya, Edward menyayangkan rusaknya mesin percetakan, dimana hal tersebut dianggap semakin menghambat proses administrasi dan bahkan sampai saat ini belum semua warga memiliki e-KTP.

“Ya sangat disayangkan sebenarnya, yang jadi pertanyaan kenapa mesin cetaknya bisa rusak? Soalnya kan kita hanya mengandalkan pusat untuk percetakan,” ujarnya.

Meski proses administrasi negara harus menggunakan e-KTP, namun dirinya tetap melayani warganya yang masih menggunakan KTP konvensional. Karena meski bagaimana pun warga harus memiliki identitas diri meski baru hanya KTP konvensional.


“Untuk warga yang masih pakai KTP konvensional, tetap kita layani baik perekamannya atau mengurus administrasi lainnya sampai mereka sudah memiliki el-KTP,” ungkapnya.

Senada dengan Edward, Camat Tambelang, Suharto mengatakan, dirinya mengalami kebingungan karena rusaknya mesin cetak, sementara ada aturan kewajiban masyarakat menggunakan e-KTP.

“Kita juga bingung, soalnya yang rusak kan di sana bukan kita, tapi yang jelas untuk pemegang KTP konvensional tetap kita layani,” tutupnya. (ich)