Sawah Kekeringan, DPPK Hanya Jadi Fasilitator

KERING : DPPK mendata areal persawahan yang terdapat di 12 kecamatan mengalami kekeringan saat ini. Namun DPPK mengaku tidak bisa memberikan bantuan dengan alasan terkendala dokumen pelaksana anggaran.
KERING : DPPK mendata areal persawahan yang terdapat di 12 kecamatan mengalami kekeringan saat ini. Namun DPPK mengaku tidak bisa memberikan bantuan dengan alasan terkendala dokumen pelaksana anggaran.
KERING : DPPK mendata areal persawahan yang terdapat di 12 kecamatan mengalami kekeringan saat ini. Namun DPPK mengaku tidak bisa memberikan bantuan dengan alasan terkendala dokumen pelaksana anggaran.

POJOKSATU.id, CIKARANG PUSAT – Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (DPPK) Kabupaten Bekasi beralasan terganjal dokumen pelaksana anggaran sehingga tidak bisa memberikan bantuan untuk persawahan yang mengalami kekeringan. Dinas tersebut hanya bisa memfasilitasi bantuan dari provinsi ataupun pusat.

Kepala DPPK Kabupaten Bekasi, Farid Setiawan mengaku di tahun ini tidak memiliki anggaran untuk memberikan bantuan kepada petani yang sawahnya mengalami kekeringan. Dinasnya hanya menjadi jembatan bagi petani ketika mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Kan kita tidak mempunyai bantuan, kita minta ke pusat seperti pompa air dan yang lainnya, kita cuma memfasilitasinya saja,” katanya.

Menurut Farid, anggaran tak  terduga yang terdapat di dinasnya tidak bisa dialokasikan untuk kekeringan seperti yang terjadi saat ini. Ia khawatir jika anggaran tersebut tidak terserap maka dinasnya bakal dipandang negatif.


“Jadi bila tidak terserap dan tidak kejadian kan nanti bermasalah juga,” ujarnya.

Menurut Farid, untuk persoalan kekeringan sudah menjadi tanggung jawab dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Adanya di BPBD dan memang leading sektornya. Kan di DPA-nya tidak ada maka kita jalani yang rutinitas saja,” ujarnya.

Di saat musim kemarau seperti sekarang ini, sambung Farid, banyak areal persawahan yang tersebar di 12 kecamatan mengalami kekeringan. Ia memperkirakan jumlah kekeringan akan semakin meluas seiring dengan masa kemarau yang akan berakhir hingga beberapa bulan ke depan.

“Tidak semuanya gagal panen, ada juga sawah yang berhasil dipanen meskipun tidak banyak,” katanya. (dho)